Nusantaratv.com - Sebanyak 25 lulusan Pusat Pelatihan Kerja Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan bekerja di salah satu Proyek Strategis Nasional infrastruktur minyak dan gas (migas) Kalimantan Timur.
Pj Bupati Musi Banyuasin Apriyadi di Sekayu, Kamis, mengatakan para putra Muba mendapat akses bekerja di proyek tersebut karena telah memiliki keahlian bersertifikat setelah mengikuti pelatihan di Pelatihan Muba Vocation Centre (MVC) selama beberapa waktu.
“Ini yang kami harapkan, tenaga kerja lokal (Muba) dapat bekerja di luar daerah,” kata Apriyadi.
Program Pemkab Muba bidang pengembangan SDM dirancang untuk menyiapkan para putra daerah bersaing di dunia kerja.
Oleh karena itu, MVC memberikan keterampilan bersertifikat tingkat nasional maupun internasional sehingga tak mengherankan jika lulusan bisa bekerja di proyek migas.
MVC menjadi program yang sangat berdampak langsung kepada SDM lokal, terutama dalam menekan angka pengangguran.
Program ini juga menjadi harapan SDM lokal dalam peningkatan keterampilan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Muba Mursalin mengatakan perusahaan yang melakukan rekrutmen ini merupakan perusahaan nasional yang bertugas menjalankan Proyek Strategis Nasional di Kalimantan Timur.
Sebanyak 25 orang yang diterima bekerja itu merupakan alumni pelatihan jurusan pipefitter yang dilaksanakan pada 10 November 2022.
Ke- 25 lulusan telah berangkat ke Kaltim pada 23 November 2022, yang mana biaya transportasi ditanggung oleh perusahaan pemberi kerja.
"Setiba di lokasi alumni mengikuti HSE Induction, interview oleh perusahaan dan 100 persen dinyatakan lolos, serta medical check-up,” kata dia.
Puluhan putra daerah daerah Muba ini diketahui pada 28 November 2022 sudah bekerja di proyek migas tersebut.(Ant)




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh