Lombok Tengah Siapkan Aturan Pendukung Percepatan Penurunan Stunting

Lombok Tengah Siapkan Aturan Pendukung Percepatan Penurunan Stunting

Nusantaratv.com - 31 Januari 2023

Asisten I Sekretaris Daerah Lombok Tengah H Lalu Wiraningsung menyampaikan penjelasan mengenai penyiapan peraturan bupati tentang percepatan penurunan stunting. (ANTARA/Akhyar)
Asisten I Sekretaris Daerah Lombok Tengah H Lalu Wiraningsung menyampaikan penjelasan mengenai penyiapan peraturan bupati tentang percepatan penurunan stunting. (ANTARA/Akhyar)

Penulis: Habieb Febriansyah

Nusantaratv.com - Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah di Provinsi Nusa Tenggara Barat menyiapkan peraturan bupati guna mendukung percepatan penurunan angka kasus stunting di wilayahnya.

Dalam uji publik peraturan bupati mengenai percepatan penanganan stunting yang berlangsung di Kantor Bupati Lombok Tengah di Praya, Selasa, Asisten I Sekretaris Daerah Lombok Tengah Lalu Wiraningsung menyampaikan, penyusunan peraturan bupati ditujukan untuk mendukung upaya penurunan angka kasus stunting menjadi 14 persen pada 2024. 

Dia mengatakan bahwa masih ada 18.860 balita yang mengalami stunting di Kabupaten Lombok Tengah. Kasus stunting di Lombok Tengah masih di angka 20,8 persen.

Guna mencapai angka kasus stunting 14 persen pada 2024, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah selama 2023 harus bisa menurunkan enam persen angka kasus stunting di wilayahnya.

"Perlu kolaborasi dalam upaya penurunan kasus stunting ini, sehingga bisa mempercepat penurunan stunting di Lombok Tengah," kata Lalu Wiraningsung.

Oleh karena itu, peraturan bupati disiapkan untuk meningkatkan peran semua organisasi perangkat daerah dalam upaya percepatan penurunan angka kasus stunting di Lombok Tengah.

Pemerintah melakukan berbagai intervensi guna mencegah dan menangani stunting, kekurangan gizi kronis yang menyebabkan pertumbuhan anak terganggu sehingga badannya menjadi lebih pendek dibandingkan dengan rata-rata anak seusia.

Upaya penanggulangan stunting mencakup pemenuhan kebutuhan gizi ibu hamil dan balita, peningkatan pelayanan kesehatan dan konsultasi gizi, hingga perbaikan sanitasi.

"Kasus stunting ini hampir sama, merata di 12 kecamatan di Lombok Tengah, sehingga dibutuhkan gerakan bersama," kata Lalu Wiraningsung.(Ant)

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close