Lemkapi Minta Polri Pantau dan Antisipasi Kejahatan Terorisme

Lemkapi Minta Polri Pantau dan Antisipasi Kejahatan Terorisme

Nusantaratv.com - 26 Oktober 2023

Tim Densus 88 Anti Teror mengamankan sejumlah barang bukti hasil penggerebekan terduga teroris di Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin. ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
Tim Densus 88 Anti Teror mengamankan sejumlah barang bukti hasil penggerebekan terduga teroris di Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin. ANTARA/Pradita Kurniawan Syah

Penulis: Alber Laia

Nusantaratv.com - Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) meminta Polri terus memantau dan mengantisipasi kejahatan terorisme, menyusul penangkapan 18 pelaku dalam beberapa hari terakhir.

"Kami minta Polri terus memantau gerak-gerik para pelaku teror agar segala rencana pelaku teror bisa digagalkan," kata Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) Dr Edi Hasibuan dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis.

Dosen Pascasarjana Universitas Bhayangkara Jakarta itu mengatakan tidak mudah bagi Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Pori untuk menjaga negeri ini agar bebas dari segala bentuk teror.

"Kami memantau seluruh tim Densus 88 Polri telah kerja keras siang malam melindungi masyarakat dari berbagai teror sehingga dalam dua minggu berhasil menangkap 18 tersangka tindak pidana terorisme pada berbagai wilayah di Indonesia," katanya.

Sebelumnya, Densus 88 Anti Teror Polri menangkap 18 tersangka tindak pidana terorisme selama periode tanggal dua sampai dengan 19 Oktober di enam provinsi.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan mengatakan, para tersangka terorisme yang ditangkap itu, yakni enam orang ditangkap di Nusa Tenggara Barat (NTB), lima tersangka di Sumatera Selatan dan empat tersangka di Lampung.

Kemudian Kalimantan Barat, Jawa Barat, dan Sumatera Barat masing-masing satu tersangka.

Para tersangka berasal dari kelompok berbeda-beda, ada yang dari Anshor Daulah dan Jamaah Islamiyah, kata Ramadhan.(Ant)

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close