Nusantaratv.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menerima bantuan satu juta bibit cabai dari pemerintah pusat guna membantu menjaga laju inflasi di daerah.
"Salah satu upaya pemerintah dalam menjaga laju inflasi agar terus terkendali dengan memberikan subsidi dan bantuan," ujar Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Lampung Kusnardi, di Bandarlampung, Senin. Salah satu bantuan yang Lampung terima, lanjutnya, 1 juta bibit cabai guna menjaga stabilitas harga cabai di daerah.
Bantuan tersebut, kata dia, berasal dari Ditjen Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan), yang kemudian akan didistribusikan kepada pemerintah kabupaten/kota untuk diteruskan kepada petani.
Dengan bertambahnya petani yang menanam cabai, lanjutnya, diharapkan harga cabai di daerah dapat terjaga sehingga laju inflasi dapat terkendali.
"Sesuai dengan instruksi pemerintah pusat, daerah diminta untuk terus mengendalikan inflasi. Sebab inflasi ini bukan sekedar angka namun menyangkut hajat hidup orang banyak," ujarnya.
Selain pembagian bibit cabai, kata dia, juga dilaksanakan Strategi 4 K yaitu Keterjangkauan harga, Ketersediaan pasokan, Kelancaran distribusi, dan Komunikasi efektif.
"Inflasi Lampung saat ini berada dalam posisi yang moderat yaitu di angka 5,51, sama dengan inflasi nasional. Jadi akan terus berusaha dijaga agar perekonomian tetap terjaga," tambahnya.
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) pada Senin (9/1) komoditas yang mengalami kenaikan harga ialah bawang merah ukuran sedang dengan harga Rp37.600 per kilogram, bawang putih Rp27.200 per kilogram, beras medium I Rp12.350 per kilogram. Selanjutnya cabai merah keriting dengan harga Rp40.750 per kilogram, cabai merah besar Rp36.350 per kilogram, dan minyak goreng curah Rp14.600 per liter.
Berdasarkan data BPS, tingkat inflasi tertinggi 2022 adalah Sumatera Barat (7,43 persen) dan terendah adalah Maluku Utara (3,47 persen). Sementara Provinsi Lampung inflasinya di angka 5,51, katanya, atau masih dalam posisi yang stabil.(Ant)




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh