Kota Kediri Tuntaskan Pembangunan Saluran Air 151 Kilometer

Kota Kediri Tuntaskan Pembangunan Saluran Air 151 Kilometer

Nusantaratv.com - 29 Desember 2022

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar (kiri) meninjau hasil pembangunan saluran air yang menggunakan dana Prodamas Plus di Kelurahan Pojok, Kota Kediri, Jawa Timur, Kamis (29/12/2022). ANTARA/ HO-Pemkot Kediri
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar (kiri) meninjau hasil pembangunan saluran air yang menggunakan dana Prodamas Plus di Kelurahan Pojok, Kota Kediri, Jawa Timur, Kamis (29/12/2022). ANTARA/ HO-Pemkot Kediri

Penulis: Habieb Febriansyah

Nusantaratv.com - Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur, menuntaskan pembangunan saluran air sepanjang 151 kilometer di kota ini, yang menggunakan dana program pemberdayaan masyarakat (Prodamas) per RT Rp100 juta per tahun.

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mengemukakan pembangunan saluran air merupakan kolaborasi bersama dari 49 RT di Kota Kediri. Titik awal pembangunan di pintu gerbang Bong Cino dan berakhir di Kaliputih dan Kali Kedak, Kota Kediri. Pembangunan saluran air, salah satunya untuk mengurangi dampak banjir.

"Saluran air ini salah satu dari total saluran yang dibangun dengan Prodamas yang tahun 2022 telah mencapai sepanjang 151.297 meter. Terima kasih kepada masyarakat, pokmas (kelompok masyarakat), Pak RT, Pak RW, lurah, dan lainnya yang sudah berkolaborasi membangun Kota Kediri dengan Prodamas. Hasil pembangunan ini keren sekali," katanya saat meninjau pembangunan saluran air di Kelurahan Pojok, Kota Kediri, Kamis.

Pemkot Kediri memberikan dana Prodamas Plus senilai Rp100 juta per RT per tahun yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai program masyarakat, salah satunya pembangunan saluran air.

Wali Kota mengungkapkan pembangunan saluran ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain. Sebab, pembangunan ini dilakukan secara kolaborasi dan bisa menyelesaikan permasalahan kawasan.

Dahulu, di wilayah Perumahan Wilis II, Kota Kediri sering terjadi banjir ketika hujan deras. Dengan dibangunnya saluran air, bisa mengurangi masalah banjir yang melanda daerah itu.

"Ini contoh pembangunan yang terintegrasi. Bagus, karena ini menyelesaikan masalah kawasan. Tadi saya tanya ke warga alhamdulillah sekarang sudah tidak banjir lagi," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Pokmas Maju Lancar Kelurahan Pojok, Kota Kediri Mulyono mengatakan pembangunan saluran air ini dimulai pada bulan September 2022. Pembangunan tersebut dikerjakan oleh sekitar 92 orang warga Kelurahan Pojok dengan memanfaatkan dana Prodamas Plus.

Menurut dia, pembangunan saluran air ini benar-benar membawa banyak perubahan bagi warga, terutama di Kelurahan Pojok.

"Alhamdulillah Prodamas Plus juga membuka lapangan pekerjaan di Kelurahan Pojok. Ini yang kami harapkan bahwa Prodamas ini ruhnya, karena bisa benar-benar membuat Kelurahan Pojok hidup. Artinya, yang kerja dapat upah dan lingkungan kita jadi lebih bagus," kata dia.

Mulyono menambahkan adanya saluran air ini juga membawa dampak positif. Saat hujan deras tidak lagi terjadi banjir. Seperti saluran air yang dibangun di RW 7 untuk mengatasi banjir dari arah Bong Cino, nantinya air mengalir ke Kali Putih dan ujungnya di Sungai Brantas.

"Banjir sudah sangat berkurang dengan pembangunan saluran air ini. Kemarin saat hujan deras juga tidak terjadi banjir," kata dia.

Turut mendampingi Wali Kota Kediri saat peninjauan, Kepala Dinas PUPR Kota Kediri Endang Kartika, Kepala Bagian Pemerintahan Kota Kediri Imam Muttakin, Camat Mojoroto Bambang Tri, Plt Lurah Pojok Wahyu Artisah, dan jajaran Pokmas Maju Lancar Kelurahan Pojok.(Ant)

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close