Nusantaratv.com - Kementerian Transmigrasi (Kementrans) menjalin kerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk memperkuat infrastruktur digital, khususnya penyediaan jaringan internet yang stabil dan keamanan siber, guna mendukung operasional Kampus Patriot di beberapa kawasan transmigrasi.
Menteri Transmigrasi (Mentrans) M. Iftitah Sulaiman Suryanagara menyampaikan pihaknya tengah membangun tiga Kampus Patriot, yakni di Kawasan Transmigrasi Barelang, Batam; Mamuju, Sulawesi Barat; dan Salor, Papua.
"Kami mohon bantuan BSSN untuk dukungan sinyal karena para mahasiswa akan menjalani pendidikan jarak jauh," ucapnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu, 13 Januari 2026.
Dia menjelaskan, Kementrans akan memberikan Beasiswa Patriot kepada mahasiswa program S2 dari tujuh perguruan tinggi, yaitu Universitas Indonesia (UI), IPB University, Universitas Padjadjaran (Unpad), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Diponegoro (Undip), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), dan Universitas Gadjah Mada (UGM).
Para penerima beasiswa akan terjun langsung ke kawasan transmigrasi sebagai tim pendahulu (advance) untuk melakukan pemetaan potensi wilayah.
"Mereka menjadi ‘dokter’ bagi transmigran, misalnya membantu (mengatasi) persoalan hama, pertanian, dan lainnya," kata Mentrans.
Kepala BSSN, Letjen (Purn) Nugroho Sulistyo Budi, menyambut baik kolaborasi ini dan menyatakan kesiapan pihaknya untuk bersinergi dengan Kementerian Transmigrasi terkait operasional Kampus Patriot.
Dia menekankan pertemuan ini diharapkan dapat memperkuat kerja sama lintas sektor, menciptakan ekosistem digital yang aman, andal, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung percepatan pembangunan kawasan transmigrasi di seluruh Indonesia.
Selama ini, BSSN juga telah mendukung perlindungan aset digital Kementerian Transmigrasi, termasuk mengamankan situs resmi kementerian dari potensi serangan siber.
"BSSN membantu monitoring (pengawasan) dan support (penyediaan dukungan) sistem (website) transmigrasi yang juga sudah ada sejak November tahun lalu," ujar Nugroho.
(Sumber: Antara)




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh