Kemenko PMK Minta Masyarakat Memperkuat Penerapan Pola Hidup Sehat

Kemenko PMK Minta Masyarakat Memperkuat Penerapan Pola Hidup Sehat

Nusantaratv.com - 05 Desember 2022

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy (dua kanan) gerak jalan bersama pada acara Membudayakan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di Kawasan Monumen Nasional, Jakarta, Jumat (29/7/2022). ANTARA/HO-Humas Kemenko PMK/am.
Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy (dua kanan) gerak jalan bersama pada acara Membudayakan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di Kawasan Monumen Nasional, Jakarta, Jumat (29/7/2022). ANTARA/HO-Humas Kemenko PMK/am.

Penulis: Habieb Febriansyah

Nusantaratv.com - Kementerian Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menekankan pentingnya memperkuat penerapan pola hidup bersih dan sehat guna mencegah berbagai masalah kesehatan.

"Perkuat penerapan pola hidup bersih dan sehat melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat atau Germas," kata Asisten Deputi Bidang Ketahanan Gizi dan Promosi Kesehatan Kemenko PMK Jelsi Natalia Marampa dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Jelsi Natalia Marampa menjelaskan,Germas merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan ketahanan kesehatan masyarakat dengan mengedepankan upaya promotif dan preventif.

"Gerakan Masyarakat Hidup Sehat merupakan langkah yang sangat efektif guna mengurangi angka mortalitas dan morbiditas yang disebabkan oleh penyakit tidak menular maupun menular," katanya.

Jelsi menambahkan bahwa Germas bertujuan untuk memasyarakatkan budaya hidup sehat serta meninggalkan kebiasaan dan perilaku masyarakat yang kurang sehat.

"Untuk mendukung implementasi Germas, pemerintah terus berupaya untuk meningkatkan sosialisasi dan edukasi dalam rangka memasyarakatkan pola atau perilaku hidup bersih sehat, sekaligus juga memberikan dukungan terkait infrastruktur pendukung berbasis masyarakat," katanya.

Melalui implementasi Germas, kata dia, diharapkan akan dapat mewujudkan masyarakat yang sehat dan juga sumber daya manusia yang berkualitas.

"Tantangan terbesar Germas adalah bagaimana membudayakan Germas agar dapat menjadi gaya hidup masyarakat, serta menjadikan gaya hidup ini menjadi kebutuhan utama pada setiap aspek kehidupan masyarakat," katanya.

Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Pembangunan Kependudukan Kemenko PMK Agus Suprapto mengatakan Kemenko PMK turut berperan aktif dalam menyosialisasikan pentingnya pencegahan penyakit jantung kepada masyarakat.

Dia menjelaskan bahwa pemerintah terus menggencarkan kampanye Germas sesuai dengan Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat dalam rangka mendorong masyarakat untuk mengutamakan paradigma sehat yang promotif dan preventif.

Gerakan Masyarakat Hidup Sehat atau Germas meliputi tujuh langkah, yakni melakukan aktivitas fisik, makan buah dan sayur, tidak merokok, tidak mengonsumsi minuman beralkohol, melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala, menjaga kebersihan lingkungan dan menggunakan jamban.(Ant)

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close