Kelompok Wagner Tolak Teken Kontrak Militer dengan Kemhan Rusia

Kelompok Wagner Tolak Teken Kontrak Militer dengan Kemhan Rusia

Nusantaratv.com - 12 Juni 2023

Arsip - Warga berjalan melewati sebuah bangunan yang rusak di Mariupol, Ukraina (14 /4/2022). (ANTARA/Xinhua/Victor/aa)
Arsip - Warga berjalan melewati sebuah bangunan yang rusak di Mariupol, Ukraina (14 /4/2022). (ANTARA/Xinhua/Victor/aa)

Penulis: Alber Laia

Nusantaratv.com - Kelompok paramiliter Wagner, yang bertempur untuk Rusia dalam perang di Ukraina, pada Minggu menolak menandatangani kontrak dinas militer dengan Kementerian Pertahanan Rusia.

"Perintah dan keputusan yang dibuat (Menteri Pertahanan Sergey) Shoigu itu berlaku untuk pegawai Kementerian Pertahanan dan personel militer. PMC (perusahaan militer swasta) 'Wagner' tidak akan menandatangani kontrak apa pun dengan Shoigu," kata pemimpin Wagner Yevgeny Prigozhin dalam pernyataan di Telegram.

Prigozhin mengatakan bahwa kelompoknya, yang berkoordinasi dengan para panglima, memiliki kemampuan yang sangat efektif dan kaya pengalaman.

"Sayangnya, sebagian besar unit militer tidak memiliki efisiensi seperti itu karena Shoigu tidak dapat mengelola formasi militer dengan normal," kata dia.

"Oleh karena itu, faktanya dia membuat aturan atau perintah itu hanya berlaku khusus bagi Kementerian Pertahanan dan mereka yang berada di bawah kementerian itu," kata Prigozhin.

Dia menegaskan bahwa Wagner "sepenuhnya berada di bawah" kepentingan Rusia dan perintah pimpinan puncak militer.

Dia juga mengatakan bahwa mereka melakukan tugas yang ditetapkan oleh Sergey Surovikin, komandan "operasi militer khusus" di Ukraina.

Pada Sabtu, Shoigu mengeluarkan keputusan yang mengharuskan setiap unit di luar kendali Kemhan Rusia untuk menandatangani kontrak dinas militer pada 1 Juli.(Ant)

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close