Kasus Aktif COVID-19 di Boyolali Terus Berkurang

Kasus Aktif COVID-19 di Boyolali Terus Berkurang

Nusantaratv.com - 30 Desember 2022

Sejumlah pengunjung tetap disiplin memakai masker saat memasuki gerbang di objek wisata Kebun Raya Indrokilo Boyolali, Kamis (29/12/2022). ANTARA/Bambang Dwi Marwoto.
Sejumlah pengunjung tetap disiplin memakai masker saat memasuki gerbang di objek wisata Kebun Raya Indrokilo Boyolali, Kamis (29/12/2022). ANTARA/Bambang Dwi Marwoto.

Penulis: Alber Laia

Nusantaratv.com - Pemerintah Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah menyebutkan kasus aktif COVID-19 di wilayah ini pada masa liburan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023, dari hari ke hari terus berkurang dan saat ini tersisa tiga kasus.

"Terus berkurangnya kasus aktif COVID-19 di Boyolali berkat kesadaran masyarakat sudah tinggi menjaga protokol kesehatan, terutama disiplin memakai masker di tempat-tempat umum atau ruang publik," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali Puji Astuti di Boyolali, Jumat.

Menurut dia, jumlah kasus aktif COVID-19 di Boyolali pada pekan sebelumnya mencapai 21 kasus yang terdiri atas 12 kasus dirawat di rumah sakit dan sembilan isolasi mandiri, kemudian berkurang menjadi lima kasus, yakni tiga kasus dirawat rumah sakit dan dua kasus isolasi mandiri. Pada pekan terakhir Desember 2022, tersisa tiga kasus, yakni satu kasus dirawat di rumah sakit dan dua kasus menjalani isolasi mandiri.

"Kami berharap masyarakat tetap menjaga prokes dengan menggunakan masker, terutama saat beraktivitas di ruang publik," katanya.

Bahkan, kata dia, dari hasil pantauan di tempat-tempat umum seperti objek wisata di Boyolali, pada masa liburan saat ini, masyarakat tetap disiplin memakai masker meski mereka sudah mengikuti vaksinasi penguat (booster).

Pihak pengelola objek wisata juga sering mengingatkan pengunjung untuk tetap menggunakan masker dan menjauhi kerumunan meski ada pelonggaran, bahkan jumlah pengunjung juga kadang dibatasi.

Pihaknya berharap kedisiplinan masyarakat memakai masker dan menjaga kesehatan menjadi kebiasaan mereka sehari-hari, sehingga kasus COVID-19 segera berakhir dan Boyolali kembali nol kasus.

"Salah satu yang mempengaruhi kasus aktif COVID-19 di Boyolali terus berkurang adalah disiplin memakai masker dan sudah menjadi kebiasaan masyarakat. Kami berharap kasus COVID-19 di wilayah ini segera selesai," katanya.

Pihaknya juga meminta masyarakat yang belum melaksanakan vaksinasi penguat segera mendaftarkan diri ke pelayanan kesehatan terdekat seperti puskesmas untuk melakukan vaksinasi.

Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kebun Raya Indrokilo Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Boyolali Lilik Triwahyuni mengatakan pengelola objek wisata Kebun Raya Indrokilo di Desa Kemiri pada masa liburan Natal dan Tahun Baru memberikan kelonggaran kepada pengunjung terkait pandemi COVID-19.

Namun, masyarakat yang mengunjungi di objek wisata KR Indrokilo tetap menjaga disiplin prokes dengan menggunakan masker saat masuk di kawasan wisata ini.

Bahkan, pengunjung di KR Indrokilo yang rata-rata antara 500 hingga 800 orang per hari tersebut, sudah menjadi kebiasaan mereka memakai masker dan menjaga kebersihan.

"Kami, meski ada pelonggaran dari pemerintah mendekati endemi, tetapi juga sering mengingatkan pengunjung agar tetap memakai masker," katanya.(Ant)

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close