Kapolda Jateng: Jangan Kotori Masyarakat dengan Praktik Percaloan

Kapolda Jateng: Jangan Kotori Masyarakat dengan Praktik Percaloan

Nusantaratv.com - 06 Maret 2023

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Ahmad Luthfi di sela mendampingi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Bangsal Kepatihan, Yogyakarta, Jumat (3/3/2023) (ANTARA/Luqman Hakim)
Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Ahmad Luthfi di sela mendampingi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Bangsal Kepatihan, Yogyakarta, Jumat (3/3/2023) (ANTARA/Luqman Hakim)

Penulis: Habieb Febriansyah

Nusantaratv.com - Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Ahmad Luthfi menegaskan masyarakat yang ingin menjadi anggota Polri jangan dikotori dengan praktik percaloan.

"Jangan kotori masyarakat yang ingin menjadi anggota Polri dengan perbuatan cela," kata Kapolda dalam siaran pers di Semarang, Senin.

Ia menegaskan agar anggota Polda Jawa Tengah tidak sekali-kali menjadi calo penerimaan Polri.

Ulah tersebut, lanjut dia, akan merusak prestasi dan citra Polri yang sudah dibangun.

Ia menegaskan marwah anggota Polri ditentukan pada saat proses awal masuk menjadi polisi.

Jika saat masuk sudah menggunakan cara kotor, lanjut dia, maka akan berdampak pada institusi Polri ke depannya.

Sebelumnya, lima oknum polisi di Jawa Tengah terlibat dalam praktik percaloan penerimaan Bintara Polri pada seleksi tahun 2022.

Adapun kelima oknum tersebut masing-masing Kompol AR, Kompol KN, AKP CS, Bripka Z dan Brigadir EW.

Terhadap kelima oknum polisi tersebut telah dilakukan sidang etik oleh Bidang Propam Polda.

Selain kelima polisi, terdapat dua PNS Polri yang diduga juga terlibat dalam praktik percaloan tersebut.(Ant)

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close