Nusantaratv.com - PT Railway Indonesia (Persero) Operation District 1 Jakarta mampu memastikan keamanan dan kelancaran operasional KA selama masa angkutan Natal dan Tahun Baru mulai 22 Desember 2022 hingga 8 Januari 2023 dengan menyiapkan Material Tools for Siaga (AMUS) di sejumlah lokasi cartilage.
"Untuk mengantisipasi cuaca ekstrem dan area rawan, Daop 1 Jakarta menyiapkan AMUS ketika ada kendala akibat cuaca ekstrem seperti banjir, amblesan dan longsor," kata Ketua Humas KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa di Jakarta, Selasa.
Eva menjelaskan AMUS yang disiapkan berupa counterstone, rail bearing, pasir, karung, besi (untuk jembatan), jangkar rel, dan alat berat lainnya.
Terdapat 29 lokasi Unit Pelaksana Teknis Jalan dan Jembatan Rel yang telah tersedia AMUS di wilayah Daop 1 seperti Frameworksbitung, Tanahabang, Tanjung Priok, Pasarsenen, Manggarai, Bekasi, Cikarang, Karawang dan Cikampek.
Adapun beberapa bahan yang disiapkan antara lain batu pemberat 400 m3, kawat bronjong, bantalan kayu, peralatan kerja dan bahan lainnya yang telah disiapkan pada kereta datar untuk penanganan darurat setiap saat.
Menghantarkan, di Daop 1 Jakarta terdapat 11 lokasi kawasan tulang rawan termasuk 6 titik rawan banjir dan 5 titik rawan longsoran, namun untuk perlintasan KA jarak jauh hanya ada 1 kawasan rawan banjir di sekitar wilayah Lemahabang-Kedubggedeh.
Untuk kawasan tulang rawan Daop 1 Jakarta juga telah membentuk tim khusus seperti petugas geng terbang dan pengerahan petugas tambahan di sejumlah daerah untuk melakukan percepatan penanganan jika terjadi keadaan tertentu.
Total ada sekitar 983 petugas infrastruktur kereta api dan jembatan dan total 184 petugas di departemen sinyal dan telekomunikasi yang disiapkan untuk mengendalikan transportasi Nataru.
Dari kesiapan infrastruktur, PT KAI Daop 1 Jakarta telah melakukan perawatan dan pemeriksaan rutin.
Peningkatan keandalan infrastruktur berlanjut dengan meningkatnya perjalanan KA selama periode Angkutan Nataru tahun ini menjadi 65 KA per hari.
Daop 1 Jakarta memastikan kondisi infrastruktur dalam kondisi baik, seperti kondisi lintasan, kondisi bearing, jangkar rel, jembatan, wesel, batu pemberat, normalisasi saluran air, dan penyeberangan lapangan.
Selain petugas infrastruktur, alokasi petugas keamanan gabungan sebanyak 600 personel dari Internal dan TNI/Polri juga disiapkan untuk mengamankan berbagai lokasi operasional KA termasuk Stasiun dan Sarana KA.
Selain membantu mengatur antrean penumpang di Stasiun, tim keamanan juga akan lebih sering melakukan pergerakan untuk memastikan seluruh penumpang mengikuti proke utama seperti penggunaan masker dan tidak berkerumun.
Selain itu, Daop 1 Jakarta juga menyediakan 18 tenaga kesehatan dan 5 posko kesehatan untuk menunjang transportasi Nataru.
"PT KAI Daop 1 Jakarta mengajak seluruh penggunanya untuk bekerja sama menciptakan perjalanan KA yang sehat dengan melakukan prokes yang sudah mapan," katanya.
Eva menambahkan, masyarakat juga didorong untuk mendukung dan peduli terhadap keselamatan perjalanan KA di daerah sekitarnya dengan tidak membuang sampah di rel maupun melakukan penyeberangan liar.
Masyarakat juga bisa melapor kepada petugas KAI terdekat saat melihat sesuatu yang bisa membahayakan keselamatan perjalanan KA.(Ant)




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh