Kabupaten Paser Raih Piala Adipura Untuk Pertama Kali

Kabupaten Paser Raih Piala Adipura Untuk Pertama Kali

Nusantaratv.com - 01 Maret 2023

Kepala DLH Paser Kaltim Achmad Safari bersama Sekretaris Ruslya Aswina memperlihatkan Piala Adipura usai diterima Bupati dr Fahmi Fadli dari Kementerian LHK di Jakarta, Selasa (28/2/2023). ANTARA/R. Wartono
Kepala DLH Paser Kaltim Achmad Safari bersama Sekretaris Ruslya Aswina memperlihatkan Piala Adipura usai diterima Bupati dr Fahmi Fadli dari Kementerian LHK di Jakarta, Selasa (28/2/2023). ANTARA/R. Wartono

Penulis: Habieb Febriansyah

Nusantaratv.com - Pemerintah Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, mendapat Piala Adipura untuk pertama kalinya dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) atas keberhasilan dalam pengelolaan kebersihan dan lingkungan perkotaan.

"Piala Adipura ini merupakan penghargaan pertama kalinya diraih, sebelumnya Kabupaten Paser hanya mendapatkan piagam penghargaan Adipura berupa sertifikat pada tahun 2019," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Paser Achmad Safari yang dikonfirmasi dari Paser,  Rabu.

Dia mengatakan, penghargaan Piala Adipura diterima langsung oleh Bupati Paser dr Fahmi Fadli di Jakarta.

Safari mengatakan, penilaian Adipura dilakukan KLHK pada 2022 dengan obyek yang dinilai antara lain kebersihan pasar, jalan perkotaan, Tempat Pengolahan Akhir (TPA), sekolah-sekolah, Ruang Terbuka Hijau (RTH) hingga keberadaan tanaman peneduh kota.

Dia menyebutkan, keberhasilan meraih penghargaan Adipura merupakan kerja sama seluruh stakeholder atau lintas sektor, bukan hanya kinerja DLH saja, tetapi juga kerja sama lintas sektor yang memiliki komitmen bersama mengelola lingkungan perkotaan.

"Piala Adipura ini merupakan penghargaan pertama kalinya yang kita raih, sebelumnya hanya mendapatkan piagam penghargaan Adipura berupa sertifikat pada tahun 2019," katanya.

Dikemukakannya, bahwa ada perbedaan kategori penerima piala dan piagam yang terletak pada bobot penilaian.

Untuk yang menerima Piala Adipura, Kabupaten Paser harus ada peningkatan nilai yang signifikan dalam pengelolaan kebersihan kota.

Lanjutnya, sebagai kota kecil yang sedang berkembang, pengelolaan kebersihan kota harus dilakukan sejak dini.

“Karena jika dikelola saat sudah jadi kota besar akan menjadi sulit dan komplek permasalahannya,” ujar Safari.

Safari juga menambahkan, tahun ini DLH Paser menerapkan kebijakan pengelolaan kebersihan kota dengan penghapusan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di beberapa ruas jalan, untuk menghilangkan kesan kumuh dan menjaga estetika kota.(Ant)

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close