Kabupaten Kupang Alokasikan Rp60 Miliar Dana Pemilu 2024

Kabupaten Kupang Alokasikan Rp60 Miliar Dana Pemilu 2024

Nusantaratv.com - 10 Januari 2023

Bupati Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur Korinus Masneno (ANTARA/Benny Jahang)
Bupati Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur Korinus Masneno (ANTARA/Benny Jahang)

Penulis: Habieb Febriansyah

Nusantaratv.com - Pemerintah Kabupaten Kupang, Provisi Nusa Tenggara Timur mengalokasikan anggaran sebesar Rp60 miliar untuk mendukung kegiatan pemilihan umum (Pemilu) yang dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kupang pada 2024.

"Kami sudah mengalokasikan anggaran untuk mendukung kegiatan Pemilu 2024 sebesar Rp60 miliar. Pengalokasian anggaran pemilu itu sesuai perintah undang-undang yang harus dilaksanakan Pemerintah daerah Kabupaten Kupang," kata Bupati Kupang Korinus Masneno saat dihubungi di Kupang, Selasa, (10/1/2023).

Ia menjelaskan anggaran pemilu serentak 2024 untuk KPU  Kabupaten Kupang itu diberikan melalui tiga tahap yaitu  tahap pertama dialokasikan  Rp10 miliar, tahap kedua Rp25 miliar dan tahap ketiga Rp25 miliar.

"Dana yang dialokasikan dari APBD II Kabupaten Kupang sebesar Rp 60 miliar itu diberikan dalam tiga tahun anggaran yaitu TA 2022 sebesar Rp10 miliar , TA 2023 dialokasikan Rp 25 miliar dan TA 2024 mendapat alokasi dana pemilu yang terakhir sebesar Rp25 miliar," katanya.

Ia menjelaskan dalam kondisi keuangan Kabupaten Kupang yang terbatas namun harus tetap mengalokasikan dana sebesar Rp60 miliar demi suksesnya pelaksanaan pemilu serentak pada 2024.

Dikatakan Korinus Masneno sesuai aturan bahwa kepala daerah juga bisa mengajukan pinjaman ke pihak ketiga apabila membutuhkan biaya dalam mendukung kegiatan pemilu 2024 namun hal itu tidak dilakukan Pemerintah Kabupaten Kupang agar tidak membebani kepala daerah hasil pemilu 2024.

“Kita bisa melakukan pinjaman ke pihak ketiga tapi kami  tidak mau melakukannya supaya tidak membebani pemerintahan yang akan datang,” kata Bupati Korinus Masneno.

Bupati Korinus Masneno menambahkan pada tahun anggaran 2023 daerah itu mengalami defisit anggaran sebesar Rp60 miliar sehingga dalam penggunaan anggaran para pimpinan organisasi perangkat daerah telah diingatkan untuk melakukan efisiensi.

"Penghematan perlu dilakukan sehingga tidak menimbulkan masalah pada akhir tahun seperti dialami beberapa daerah di NTT yang mengalami defisit serta dana  sisa lebih pembiayaan anggaran tidak mampu menutupi semua program yang diprogramkan," kata Bupati Korinus Masneno.(Ant)

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close