Helikopter Apache Militer AS Jatuh Dekat Selat Hormuz, Trump Bilang Begini

Helikopter Apache Militer AS Jatuh Dekat Selat Hormuz, Trump Bilang Begini

Nusantaratv.com - 09 Juni 2026

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. (Foto: Reuters)
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. (Foto: Reuters)

Penulis: Adiantoro

Nusantaratv.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memastikan dua awak helikopter tempur Apache Angkatan Darat AS dalam kondisi selamat setelah muncul laporan mengenai insiden jatuhnya helikopter tersebut di dekat Selat Hormuz, salah satu jalur pelayaran paling strategis di dunia, pada Senin (8/6/2026).

"Para pilot baik-baik saja, tidak ada yang terluka," kata Trump kepada wartawan di New York usai menghadiri pertandingan Final NBA pada Senin (8/6/2026) malam waktu setempat, dikutip dari CNN.

Trump tidak menjelaskan secara rinci penyebab insiden tersebut, namun mengatakan laporan resmi akan dirilis dalam waktu dekat.

Sebelumnya, The New York Times melaporkan sebuah helikopter tempur Apache milik Angkatan Darat AS jatuh di sekitar Selat Hormuz pada Senin. 

Dua awak yang berada di dalam pesawat berhasil diselamatkan, sementara penyebab kecelakaan masih belum diketahui. Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. 

Iran dan Israel diketahui saling melancarkan serangan langsung pertama mereka dalam beberapa bulan terakhir pada Minggu (7/6/2026) malam waktu setempat, memicu kekhawatiran akan meluasnya konflik di kawasan tersebut.

CNN melaporkan telah meminta keterangan resmi dari Komando Pusat AS (CENTCOM), yang bertanggung jawab atas operasi militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

Meski belum diketahui misi yang sedang dijalankan Apache saat insiden terjadi, helikopter jenis ini sebelumnya kerap digunakan untuk operasi serangan presisi, dukungan udara jarak dekat, hingga pengintaian. 

Apache juga pernah diterjunkan untuk menghadapi kapal-kapal kecil Iran dalam operasi pengamanan jalur pelayaran dan blokade maritim.

Jika laporan tersebut terkonfirmasi, insiden ini akan menjadi kehilangan pertama helikopter Apache milik AS sejak konflik dengan Iran meningkat pada awal tahun ini.

Dalam beberapa bulan terakhir, militer AS tercatat mengalami sejumlah kerugian alutsista di kawasan Timur Tengah. 

Berdasarkan laporan Congressional Research Service yang dirilis pada Mei, puluhan pesawat dan drone militer AS telah hilang atau rusak sejak konflik dengan Iran memanas pada akhir Februari.

Di antaranya adalah jet tempur F-15, pesawat pengisian bahan bakar KC-135 Stratotanker, helikopter pencarian dan penyelamatan, serta puluhan drone yang terlibat dalam berbagai operasi militer di kawasan tersebut.

Hingga kini, otoritas militer AS masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti jatuhnya helikopter Apache di dekat Selat Hormuz.

 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close