Nusantaratv.com - Gubernur Riau Syamsuar menyerahkan bantuan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) berupa 3 buah alat perontok padi (Power Threser) kepada tiga kelompok tani yakni Boncah Piliang, Aur Kuning, dan Bincah Pirigidi Desa Sipungguk, Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar.
"Bantuan tersebut bisa dimanfaatkan dengan sebaiknya dan masyarakat petani bisa terbantu sehingga produksi yang dihasilkan juga semakin meningkat," kata Gubri Syamsuar di sela acara panen bersama petani di Kabupaten Kampar, Selasa.
Gubernur Syamsuar mengatakan, selain Alsintan, beberapa kelompok tani juga menerima bantuan seperti benih padi, pupuk NPK, pupuk organik, pupuk hayati, dan Dolomit.
Bantuan yang diberikan agar masyarakat mempertahankan dan mengembangkan lahan pertanian sehingga kebutuhan beras di daerah bisa terpenuhi.
"Untuk meningkatkan produktivitas maka petani harus melakukan perubahan dengan cara inovasi baru dari varietas biasa menjadi varietas unggul. Dengan demikian kesejahteraan masyarakat bisa meningkat," katanya.
Gubernur Riau pada kesempatan itu juga berdialog dengan para petani sekaligus menampung aspirasi masyarakat terkait kendala dalam irigasi, jalan, Alsintan, pupuk, serta gangguan hewan maupun gangguan hama lainnya.
Berdasarkan data luas lahan sawah di Kampar 2.775 hektare lebih dari luas lahan tersebut, Pemerintah Kampar telah berkolaborasi dengan Lembaga pendidikan (Unpad) dalam meningkatkan hasil pertanian dengan menerapkan inovasi Teknologi Intensifikasi Padi Aerob Terkendali Berbasis Organik (IPAT-BO).
Dengan adanya inovasi baru ini, terjadi peningkatan lebih dari 100 persen produksi gabah. Sebelum penerapan IPAT-BO maka produksi gabah hanya sekitar 1-3 ton per hektare untuk 1 kali tanam per tahun. Setelah penerapan IPAT-BO meningkat menjadi 7,4 ton per hektare (naik 146 persen) dalam 2 hingga 3 kali tanam per tahun. ***1***T.F011.(Ant)




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh