Gotong Royong dengan Masyarakat di Aceh, TNI Bersihkan Rumah Warga hingga Sekolah dari Lumpur

Gotong Royong dengan Masyarakat di Aceh, TNI Bersihkan Rumah Warga hingga Sekolah dari Lumpur

Nusantaratv.com - 26 Januari 2026

Puluhan personel TNI dan masyarakat melaksanakan pembersihan di SMK Negeri 1 Peusangan di Gampong Raya Dagang, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, Aceh. (Foto: Dok/Istimewa)
Puluhan personel TNI dan masyarakat melaksanakan pembersihan di SMK Negeri 1 Peusangan di Gampong Raya Dagang, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, Aceh. (Foto: Dok/Istimewa)

Penulis: Adiantoro

Nusantaratv.com - Upaya pemulihan wilayah terdampak bencana di provinsi Aceh terus dikebut.

Pemulihan ini dilakukan mulai dari pembersihan sekolah, kantor desa, hingga rumah-rumah warga. Pembersihan dilakukan dengan gotong royong antara personel TNI dan warga.

Dari laporan terkini per Senin (26/1/2026), di Kabupaten Bireuen, puluhan personel TNI melaksanakan pembersihan di SMK Negeri 1 Peusangan yang berlokasi di Gampong Raya Dagang, Kecamatan Peusangan. 

Dengan menggunakan cangkul, sekop, dan sepatu boot, personel TNI bekerja bersama membersihkan halaman dan ruang sekolah. Meski sebagian area telah dibersihkan, tumpukan lumpur masih terlihat di beberapa sudut sekolah, menunjukkan dampak banjir yang cukup parah.

Masih di Kecamatan Peusangan, TNI juga membantu membersihkan rumah warga milik Safiah. Lumpur yang mengendap di lantai dan perabot rumah tangga dibersihkan secara manual agar rumah dapat kembali ditempati dengan layak.

Kegiatan serupa dilakukan di Kabupaten Aceh Tamiang. Di SD Negeri Raja, Desa Raja, Kecamatan Bendahara, personel TNI dan warga bergotong royong membersihkan sisa-sisa lumpur yang menumpuk di halaman dan ruang kelas sekolah. 

Puluhan personel TNI dan masyarakat melaksanakan pembersihan di SMK Negeri 1 Peusangan di Gampong Raya Dagang, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, Aceh. (Foto: Dok/Istimewa)

Pembersihan juga dilakukan di Gudang Kantor Datok Penghulu, Desa Seuneubok. Lumpur yang telah mengering masih terlihat di sebagian area kantor dan dibersihkan secara bertahap.

Di SMAN 1 Bendahara, Desa Seuneubok, lumpur masih menumpuk di bagian depan sekolah sehingga mengganggu akses masuk. Banyaknya material lumpur membuat proses pembersihan dibantu dengan penggunaan alat berat agar jalur menuju sekolah kembali terbuka.

Sementara itu, di Desa Tetingi, Kecamatan Pantan Cuaca, Kabupaten Gayo Lues, personel TNI bersama warga membersihkan rumah-rumah yang masih dipenuhi lumpur kering.

Di beberapa ruangan, lantai rumah yang berwarna putih mulai terlihat setelah dibersihkan. Namun, di ruangan lainnya, lumpur masih menggunung hingga setengah tinggi ruangan. Dengan cangkul dan sekop, personel TNI tetap bekerja penuh semangat.

Pembersihan juga dilakukan di ruko-ruko di Jalan Meunasah Raya, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya.

Etalase dan lantai toko masih tertutup lumpur, namun TNI bahu membahu membersihkannya. Sejumlah warga tampak mulai beraktivitas di sekitar lokasi meski kondisi belum sepenuhnya pulih.

 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close