Ekonomi China 2022 Tumbuh 3 Persen

Ekonomi China 2022 Tumbuh 3 Persen

Nusantaratv.com - 17 Januari 2023

Suasana toko swalayan di Distrik Chaoyang, Kota Beijing, China pada Kamis (12/1/2023) mulai dipadati para pengunjung seiring dengan dilonggarkannnya protokol kesehatan anti pandemi COVID-19. Otoritas China juga telah membebaskan warganya bepergian ke luar negeri mulai 8 Januari 2023 untuk mengisi musim liburan Tahun Baru Imlek yang berlangsung hingga pertengahan Februari mendatang. (ANTARA FOTO/M. Irfan Ilmie)
Suasana toko swalayan di Distrik Chaoyang, Kota Beijing, China pada Kamis (12/1/2023) mulai dipadati para pengunjung seiring dengan dilonggarkannnya protokol kesehatan anti pandemi COVID-19. Otoritas China juga telah membebaskan warganya bepergian ke luar negeri mulai 8 Januari 2023 untuk mengisi musim liburan Tahun Baru Imlek yang berlangsung hingga pertengahan Februari mendatang. (ANTARA FOTO/M. Irfan Ilmie)

Penulis: Alber Laia

Nusantaratv.com - Perekonomian nasional China sepanjang tahun 2022 mengalami pertumbuhan sebesar 3 persen dengan produk domestik bruto (PDB) yang mencapai 121 triliun yuan, menurut data biro statistik setempat (NBS), Selasa.

Dibandingkan pertumbuhan pada 2021 yang mencapai 8,4 persen, pertumbuhan ekonomi China pada 2022 jauh lebih rendah.

Bahkan pertumbuhan pada kuartal keempat 2022 hanya mencapai 2,9 persen, yakni lebih rendah daripada kuartal keempat pada 2021 yang menyentuh 3,9 persen.

Pertumbuhan ekonomi China pada 2022 sesuai dengan prediksi Dana Moneter Internasional (IMF) karena sejak awal hingga akhir 2022 otoritas negara itu banyak melakukan serangkaian penguncian wilayah (lockdown), terutama di kota-kota metropolitan, seperti Shanghai, Beijing, dan Guangzhou yang merupakan penopang utama perekonomian.

Pada tahun ini China mulai merasa optimistis, apalagi sejak dikeluarkan serangkaian kebijakan baru pada Desember 2022 dan Januari 2023 terkait pelonggaran protokol kesehatan anti pandemi COVID-19.

Para analis memprediksi pertumbuhan ekonomi China pada Januari 2023 akan mencapai 5 persen seiring penguatan daya beli masyarakat selama musim libur Tahun Baru Imlek yang akan berlangsung hingga pertengahan Februari mendatang.(Ant)

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close