Dubes Rosan Sebut Investasi dari AS Akan Terus Mengalir ke Indonesia

Dubes Rosan Sebut Investasi dari AS Akan Terus Mengalir ke Indonesia

Nusantaratv.com - 20 Maret 2023

Dubes Rosan sebut investasi dari AS akan terus mengalir ke Indonesia
Dubes Rosan sebut investasi dari AS akan terus mengalir ke Indonesia

Penulis: Alamsyah

Nusantaratv.com - Duta Besar RI untuk Amerika Serikat Rosan Perkasa Roeslani meyakini, jika arus masuk investasi dari Amerika Serikat (AS) akan terus mengalir ke Indonesia seiring dengan membaiknya perekonomian nasional saat ini. 

Ekonomi Indonesia yang tumbuh 5,3 persen di tahun lalu, menurut Dubes Rosan tak lepas dari kinerja positif sektor konsumsi, ekspor, dan investasi. 

Karena hal itu, Dubes Rosan  meyakini, investasi dari AS akan terus mengalir di tahun ini, sehingga berkontribusi mendorong perekonomian. 

"Investasi dari Amerika Serikat akan terus mengalir ke Indonesia,” ujar Dubes Rosan saat menerima kunjungan jajaran anggota DPR RI lintas partai di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Washington DC, Amerika Serikat. 

Dubes Rosan menilai, Indonesia sebagai negara kekuatan ekonomi terbesar di Asia Tenggara tentu akan memikat investor. Terlebih Indonesia saat ini memiliki 272 juta jiwa penduduk, di mana 69 persen adalah kelompok usia produktif. 

“Memang, kita saat ini sedang menghadapi tantangan global. Tapi saya yakin Indonesia sebagai mesin ekonomi utama di Asia Tenggara memiliki daya tarik tersendiri bagi investor AS," kata Dubes Rosan. 

Menurutnya, optimisme investasi AS ke RI, ditandai dengan Presiden AS Joe Biden yang secara resmi dalam KTT G20 lalu, mengumumkan besaran investasi AS di Indonesia, termasuk perjanjian sebesar 2,5 miliar dollar AS antara ExxonMobil dan Pertamina. 

Selain itu, mencakup pula komitmen investasi AS di Indonesia dalam hal penurunan emisi karbon. Dubes Rosan mengatakan, investasi di sektor ini akan membuka peluang bagi pekerja Indonesia dan membantu RI mencapai net-zero emisi pada 2060 atau lebih cepat. 

Kemudian AS dan Indonesia juga sepakat untuk meluncurkan program Millennium Challenge Corporation (MCC) senilai 698 juta dollat AS untuk membantu mendukung pengembangan infrastruktur transportasi sadar iklim di lima provinsi dan tujuan pengembangan lainnya. 

Rincian dana dalam kerja sama program MCC tersebut adalah 649 juta dollar AS disumbang oleh Amerika Serikat dan 49 juta dollar AS sisanya dikucurkan pemerintah Indonesia. 

Saat ini, AS sendiri adalah investor asing nomor enam terbesar di Indonesia setelah Singapura, China, Hong Kong, Jepang, dan Malaysia. Pada tahun 2022, realisasi investasi AS di Indonesia tercatat sebesar 2,12 miliar dollar AS. 

Dubea Rosan meyakini kembali bahwa arus masuk investasi AS ke Indonesia akan terus meningkat menyusul disahkannya Undang-Undang (UU) Cipta Kerja, Online Single Submission Risk Based Approach (OSS-RBA), dan Daftar Prioritas Investasi (DPI). 

"Kami terus menjalin kemitraan erat dan berkelanjutan dengan Amerika Serikat di segala bidang,” kata Dubes Rosan mengakhiri.**

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close