Nusantaratv.com - Pemerintah dan pelaku usaha Indonesia siap bersinergi untuk meningkatkan ekspor produk kayu dan turunannya ke Amerika Serikat (AS) yang dinilai masih terbuka luas.
Duta Besar Indonesia untuk AS Rosan Perkasa Roeslani mengungkapkan produsen produk kayu Indonesia harus menggarap serius pasar AS, karena permintaan produk kayu Indonesia di AS terus tumbuh ditopang oleh produk furnitur untuk kebutuhan perumahan maupun perkantoran.
"Dalam beberapa tahun ke depan permintaan produk furnitur diproyeksi akan terus meningkat seiring perubahan selera pada produk yang sesuai dengan gaya hidup yang ramah lingkungan," ujar Dubes Rosan pada Webinar bertajuk Unlocking Wood Product Business Opportunities in The US Market: Why Indonesian Wood Products are Your Ideal Choice, di Kedutaan Besar RI di Washington DC pada 16 Februari 2023.
Duta Besar Rosan juga menyoroti potensi bisnis Amerika Serikat yang berfokus pada produk kayu untuk mendapatkan keuntungan yang signifikan dengan membeli produk kayu dari Indonesia.
"Pentingnya mengeksplorasi dan memanfaatkan peluang-peluang ini untuk mengoptimalkan keberhasilan bisnis masing-masing." lanjut Dubes Rosan.
Duta Besar Rosan menekankan perlunya kolaborasi di antara semua pemangku kepentingan, termasuk pemerintah dan pelaku usaha.
"Hal ini untuk mendukung inisiatif yang akan memperluas peluang ekonomi bagi kedua belah pihak." pungkasnya.
Turut berbicara pada webinar antara lain, Direktur Jenderal Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri, Umar Hadi, Dirjen Pengelolaan Hutan Lestari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Agus Justianto, Ketua Umum Forum Komunikasi Masyarakat Perhutanan Indonesia (FKMPI) Indroyono Soesilo dan Abdul Sobur selaku Ketua Presidium HImpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia HIMKI.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh