DKPP Tanah Bumbu Pantau Ketersediaan Pangan jelang Nataru

DKPP Tanah Bumbu Pantau Ketersediaan Pangan jelang Nataru

Nusantaratv.com - 15 Desember 2022

DKPP Tanah Bumbu pantau ketersediaan pangan jelang Nataru. (ANTARA/Diskominfo)
DKPP Tanah Bumbu pantau ketersediaan pangan jelang Nataru. (ANTARA/Diskominfo)

Penulis: Alber Laia

Nusantaratv.com - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan memantau stok atau ketersediaan pangan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Sekretaris DKPP Tanah Bumbu Lamijan di Batulicin, Kamis, mengatakan pemerintah daerah ingin mengidentifikasi stok dan harga barang kebutuhan pokok demi menjaga stabilitas pangan di daerah.

"Pendistribusian barang yang kurang lancar yang dapat menyebabkan lonjakan harga bahan pokok, khususnya beras jangan sampai terjadi untuk dimanfaatkan pedagang nakal guna mencari keuntungan yang tidak sewajarnya," katanya.

Ia mengatakan, sejauh ini ketersediaan bahan pokok, khususnya beras, masih tercukupi hingga akhir tahun.

"Namun, di beberapa daerah di Tanah Bumbu terjadi kenaikan harga yang diduga menyebabkan kenaikan inflasi, hal ini dapat berdampak kepada harga bahan pokok yang lain,” ujarnya.

Saat ini Pemkab Tanah Bumbu terus berupaya menjaga kondisi perekonomian akibat inflasi, dan terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat untuk berkolaborasi mengembalikan serta menstabilkan perekonomian.

"Agar itu tercapai perlu dilakukan langkah-langkah antisipasi, salah satunya yakni pemantauan dan pengawalan ketersediaan pangan seperti yang dilakukan oleh DKPP saat ini," tegasnya.

Sementara itu, bahan pokok yang menjadi perhatian untuk terus dilakukan monitoring salah satunya adalah gula, tepung, beras, minyak goreng, telur.

Bahan pokok tersebut sangat vital sehingga kami memastikan agar tidak terjadi adanya penimbunan yang berpotensi terjadi kelangkaan menjelang akhir tahun dan pergantian tahun.

Meski demikian, dari hasil monitoring ada beberapa komoditi kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan harga namun tidak signifikan atau masih tergolong wajar.(Ant)

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close