DKI Bangun Dua Pos Gulkarmat Untuk Tingkatkan Layanan Siaga di Jaksel

DKI Bangun Dua Pos Gulkarmat Untuk Tingkatkan Layanan Siaga di Jaksel

Nusantaratv.com - 12 Januari 2023

Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta Satriadi meresmikan Pos Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat)  Mampang Business Park di Jalan Tuty Alawiyah, Jakarta Selatan, Kamis (12/1/2023). ANTARA/HO-Kominfotik Jakarta Selatan
Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta Satriadi meresmikan Pos Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Mampang Business Park di Jalan Tuty Alawiyah, Jakarta Selatan, Kamis (12/1/2023). ANTARA/HO-Kominfotik Jakarta Selatan

Penulis: Habieb Febriansyah

Nusantaratv.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membangun dua pos penanggulangan kebakaran dan penyelamatan (gulkarmat) untuk meningkatkan pelayanan siaga kepada masyarakat di Jakarta Selatan

"Saya harap dua pos gulkarmat ini dapat berfungsi efektif dan cepat untuk membantu masyarakat," kata Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Satriadi di Jakarta, Kamis, saat meresmikan kedua pos tersebut.

Peresmian berlangsung di  Pos Gulkarmat  Mampang Business Park, Jalan Tuty Alawiyah, RT 06/RW 02, Kelurahan Duren Tiga, Kecamatan Pancoran.

Lokasi yang diresmikan lainnya yakni Pos Gulkarmat   Kantor Kelurahan Guntur, Kecamatan Setiabudi.

Ke depan, Satriadi dalam keterangannya berharap  jumlah pos gulkarmat bisa terus bertambah.

Harapan Satriadi, pos gulkarmat ini bisa memperbaiki dan meningkatkan kinerja petugas pemadam kebakaran di lapangan sehingga bisa cepat tanggap membantu warga sekitar.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt.) Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Selatan Sugeng Wiyono menuturkan dua pos gulkarmat ini bisa menjadi layanan respons cepat bila terjadi bencana seperti kebakaran.

"Saat ini ditempatkan masing-masing pos satu unit armada dengan kapasitas 2.500 liter dengan jumlah personel masing-masing 12 petugas," tutur Sugeng.

Program ini juga sesuai dengan Peraturan Menteri (Permen) Pekerjaan Umum (PU) Nomor 20, tahun 2009 mengenai pedoman teknis pemadam.

“Sebab, perilaku api jika lima menit tidak dikuasi akan terjadi kebakaran dan jika responsnya lambat maka akan ada makhluk hidup yang jadi tidak bernyawa," tegasnya.

Berdasarkan data dari Universitas Indonesia, di Jakarta Selatan terdapat 864 RT yang rawan kebakaran dengan kategori berat dan sangat berat.

Untuk itu, tujuan pembangunan pos ini diharapkan bisa menurunkan kategori dari sangat berat dan berat menjadi kategori ringan yang sangat diperlukan untuk meminimalisir terjadinya kebakaran.(Ant)

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close