DIY Bersiap Gelar ASEAN Tourism Forum 2023 untuk Dongkrak Pariwisata

DIY Bersiap Gelar ASEAN Tourism Forum 2023 untuk Dongkrak Pariwisata

Nusantaratv.com - 30 Desember 2022

Audiensi GKR Bendara dengan Bupati Bantul Abdul Halim Muslih terkait gelaran ASEAN Tourism Forum 2023 di Ruang Bupati Bantul, DIY, Jumat (30/12/2022) (ANTARA/HO-Humas Pemkab Bantul)
Audiensi GKR Bendara dengan Bupati Bantul Abdul Halim Muslih terkait gelaran ASEAN Tourism Forum 2023 di Ruang Bupati Bantul, DIY, Jumat (30/12/2022) (ANTARA/HO-Humas Pemkab Bantul)

Penulis: Alber Laia

Nusantaratv.com - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bersama Kabupaten Bantul bersiap menggelar ASEAN Tourism Forum pada Februari 2023 sebagai upaya mendongkrak sektor pariwisata wilayah provinsi.

Ketua Pelaksana ASEAN Tourism Forum 2023 Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Bendara di Kabupaten Bantul, Jumat, mengatakan, DIY akan menjadi tuan rumah salah satu agenda besar pariwisata Asia Tenggara yang akan diselenggarakan di Jogja Expo Center (JEC) Bantul pada Februari 2023.

"ASEAN Tourism Forum adalah ajang paling besar dalam dunia pariwisata di wilayah Asia Tenggara. Oleh karena itu ASEAN Tourism Forum 2023 harus bisa jadi momen kebangkitan kepariwisataan kita," kata GKR Bendara saat audiensi dengan Bupati Bantul Abdul Halim Muslih.

Menurut dia, persiapan menuju ASEAN Tourism Forum 2023 sudah cukup matang sehingga hal yang perlu diperhatikan lagi adalah detail seperti pelaksanaan field trip atau kunjungan lapangan di sejumlah kabupaten dan kota di DIY.

Kunjungan lapangan tersebut, kata dia, dapat berupa eksplorasi destinasi wisata maupun menilik budaya yang disuguhkan tiap kabupaten dan kota.

Sementara itu Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengharapkan kunjungan lapangan pada agenda wisata tersebut nantinya dapat mendongkrak potensi Bantul di mata internasional.

Apalagi, kata dia, di sela-sela kunjungan lapangan akan diselenggarakan table top yang mempertemukan pelaku bisnis dari sepuluh negara Asia Tenggara dengan pengusaha lokal di Kabupaten Bantul.

"Kami tentu akan matangkan koordinasi dengan Dinas Pariwisata, Dinas Kebudayaan, hingga Dinas Koperasi, UKM, dan Perindustrian agar kunjungan lapangan betul-betul berdampak tak hanya pagi para buyer (pembeli) internasional, tapi juga masyarakat Bantul," kata Halim.

Dia mengharapkan koordinasi dengan seluruh stakeholder yang ada di Bantul tersebut dapat memformulasikan paket kunjungan lapangan yang matang, baik dari kualitas materi kunjungan, kesiapan tempat, hingga kesiapan personel.

Dengan demikian ASEAN Tourism Forum 2023 yang akan diikuti oleh 250 pembeli dan 400 penjual dari seluruh Asia Tenggara dapat memperkuat kerja sama bisnis dan dapat menjadikan ASEAN sebagai rujukan destinasi wisata unggulan.(Ant)

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close