Nusantaratv.com - Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Aceh berhasil melepas tiga varietas lokal tanaman di daerah Tanah Rencong itu menjadi unggulan nasional, sehingga diharapkan menjadi ladang ekonomi baru bagi masyarakat.
"Tahun 2022 kita berhasil lepas tiga varietas jadi unggulan nasional, yaitu petai Aceh Rayeuk, kopi arabika Gayo 3, dan jengkol Lembah Kuali," kata Kepala UPTD Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Distanbun Aceh Habiburrahman di Banda Aceh, Selasa.
Habib menyebutkan tiga komoditas tanaman tersebut sudah menerima surat keputusan pelepasan varietas unggulan nasional (VUN) dari Kementerian Pertanian.
Petai Aceh Rayeuk merupakan komoditas asal Kabupaten Aceh Besar, kopi arabika Gayo 3 berasal dari Kabupaten Aceh Tengah, dan jengkol Lembah Kuali berasal dari Aceh Jaya.
Ia menjelaskan dengan adanya pelepasan varietas komoditi tersebut maka tanaman ini sudah mendapat jaminan dari pemerintah dan varietas lokal Aceh ini juga sudah terangkat menjadi salah satu varietas unggul nasional.
Dengan demikian, kata dia, semua daerah di seluruh Tanah Air sudah bisa membudidayakan tanaman tersebut sehingga memberi keuntungan lebih secara ekonomi bagi petani.
"Ketika sudah varietas unggul nasional maka mutu sudah terjamin dan asal muasal juga sudah jelas, dan upaya plasma nutfah bisa kita lestarikan, dan juga bisa dikomersilkan, artinya ada nilai tambah yang didapatkan oleh petani kita," ujarnya.
Habib menambahkan saat ini terdapat beberapa varietas lokal yang sedang menunggu waktu pelepasan varietas.
Umumnya telah memiliki tanda daftar varietas tanaman seperti durian Duri Mas dari Aceh Jaya, durian Kaloy dari Aceh Tamiang, alpukat Assifa dari Sabang, cabai rawit Gunancing asal Aceh Tengah, padi lokal Simodede asal Simeulue.
"Dan komoditas salak Sabang, Insha Allah awal tahun 2023 ini sudah keluar surat keputusan, ini sedang dalam proses," ujarnya.(Ant)




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh