Nusantaratv.com - Bupati Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Korinus Masneno di Kupang, Jumat, mengingatkan masyarakat untuk lebih mewaspadai terjadinya bencana alam hidrometeorologi selama musim hujan.
Bupati Kupang menerbitkan surat peringatan dini untuk seluruh camat dan para kepala desa dengan Nomor BU.360/37/BPBD/I/2023 tanggal 5 Januari 2023 tentang Waspada Potensi Bencana Hidrometeorologi.
Dalam surat yang ditandatangani Bupati Kupang Korinus Masneno tertanggal 5 Januari 2023, disebutkan sesuai hasil rapat evaluasi Pemkab Kupang bersama BNPB, Badan Meteorologi, Klimatelogi dan Geofisika (BMKG) Kupang, dan Forum Pengurangan Risiko Bencana Daerah (FPRB) setempat, sejak 25 Desember 2022, ditetapkan status tanggap darurat bencana alam hidrometeorologi berupa banjir, banjir bandang, banjir rob, tanah longsor, pohon tumbang dan sambaran petir di Kabupaten Kupang.
Menurut bupati, berdasarkan analisis yang dilakukan BMKG bahwa selama Januari 2023 wilayah Kabupaten Kupang masih berpotensi curah hujan dengan intensitas sedang dan lebat.
Ia mengatakan terdapat delapan kecamatan di kabupaten yang berbatasan dengan wilayah Oecusse Timor Leste itu yang berpotensi terjadi hujan sedang hingga lebat, yaitu Kecamatan Kupang Timur, Amarasi, Amarasi Barat, Fatuleu, dan Kecamatan Amfoang Selatan.
Selain itu, hujan dengan intensitas sedang dan lebat juga terjadi di Kecamatan Sulamu, Kecamatan Kupang Barat dan Kecamatan Kupang Tengah.
Bupati Korinus Masneno berharap agar pemerintah kecamatan dan desa untuk melakukan evakuasi terhadap masyarakat yang berada di sekitar jalur sungai atau bantaran kali guna mengantisipasi adanya korban jiwa dalam peristiwa banjir.
Sementara itu, Ketua FPRB Kabupaten Kupang Elfrid V Saneh mengatakan dengan adanya peringatan dini dari bupati tersebut, merupakan salah satu antisipasi yang dilakukan pemerintah dalam menghadapi potensi bencana alam selama musim hujan.
"Pemerintah Kabupaten Kupang telah mengeluarkan peringatan dini untuk lebih waspada terhadap terjadinya bencana hidrometeorologi selama musim hujan ini agar pemerintah kecamatan dan desa melaksanakan instruksi dari bupati terkait penanganan bencana alam," kata Elfrid V Saneh.(Ant)




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh