Nusantaratv.com - Bupati Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, Muhammad Adil meminta warga Tionghoa asal daerahnya yang saat ini berdomisili di luar kota hingga luar negeri untuk merayakan Imlek 2574/2023 di Kepulauan Meranti.
"Ayo ajak keluarga dan warga Tionghoa di luar daerah hingga luar negeri untuk pulang kampung merayakan Imlek di Kepulauan Meranti," ajak Bupati di Selatpanjang, Selasa.
Dia menjamin perayaan Imlek tahun ini berjalan aman serta mengharapkan berlangsung ramai dan meriah sehingga memberikan multiplier effect bagi perekonomian masyarakat di Kepulauan Meranti.
"Pemerintah kabupaten bersama Polres dan Koramil siap memberikan rasa aman bagi masyarakat, terutama warga Tionghoa dalam merayakan Imlek," tegasnya.
Pemkab Meranti juga akan memberikan izin pelaksanaan Cian Cui atau perang air yang menjadi tradisi masyarakat Tionghoa Selatpanjang saat perayaan Imlek. Untuk tahun 2023 ini, izin waktu perang air akan ditambah yakni dari pukul 15.30 WIB hingga pukul 20.00 WIB.
"Tapi saya minta tetap hormati warga lain, jaga keamanan dan kebersihan," ujar Bupati.
Kemudian, untuk semakin memeriahkan pelaksanaan Imlek juga, Bupati meminta panitia menyiapkan pertandingan lampu lampion. Dia berharap di sepanjang jalan-jalan protokol Kota Selatpanjang dipasang lampion.
"Pemkab menyiapkan hadiah uang tunai Rp15 juta bagi pemenang. Jadi sama seperti menyambut Idul Fitri, ada festival lampu colok. Saya tidak membeda-bedakan. Karena kita semua warga Indonesia," sebutnya.
Bupati Adil juga mengajak seluruh stake holder dan lapisan masyarakat di Kepulauan Meranti untuk menjaga situasi kamtibmas dalam menyambut tahun baru serta perayaan Imlek yang jatuh pada 22 Januari 2022.
"Mari bersama kita jaga Kamtibmas di Kepulauan Meranti agar tamu nyaman berada di sini dan para pengusaha mau berinvestasi," harap Bupati Adil.(Ant)




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh