British Council Selenggarakan Konferensi Pendidikan Asia Pasifik

British Council Selenggarakan Konferensi Pendidikan Asia Pasifik

Nusantaratv.com - 29 November 2022

Direktur Pendidikan British Council, Maddalaine Ansell, dan Regional Education Director, East Asia, British Council, Leighton Ernsberger, di SIngapura, Selasa (29/11/2022). (ANTARA/HO- Dokumentasi Pribadi)
Direktur Pendidikan British Council, Maddalaine Ansell, dan Regional Education Director, East Asia, British Council, Leighton Ernsberger, di SIngapura, Selasa (29/11/2022). (ANTARA/HO- Dokumentasi Pribadi)

Penulis: Habieb Febriansyah

Nusantaratv.com - Lembaga pendidikan dan budaya asal Inggris British Council menyelenggarakan konferensi pendidikan Asia Pasifik atau Going Global Asia Pacific Conference di Singapura pada 28 November hingga 1 Desember 2022.

“Ini merupakan konferensi pertama tingkat regional di Singapura, bersamaan dengan peringatan ulang tahun ke-75 British Council,” ujar Direktur Pendidikan British Council, Maddalaine Ansell, di Singapura, Selasa.

Konferensi yang diselenggarakan secara hibrida tersebut bertujuan sebagai forum strategis untuk saling berbagi pengetahuan terkait pendidikan tinggi pada masa depan. Konferensi tersebut juga menjadi ajang pertemuan bagi lebih dari 200 pemimpin senior pada sektor pendidikan dan 140 institusi pendidikan dari 20 negara.

Konferensi tersebut mengusung tema “International Education in the United Kingdom and Asia Pacific Region : How to Pursue Equity an Inequitable World. Tema tersebut dinilai tepat seiring dengan meningkatnya disparitas dalam pendidikan seiring pandemi COVID-19.

“Dalam dua hari ke depan, kami akan saling berbagi pengetahuan dalam berbagai topik yang dibahas berbagai pemangku kepentingan dari seluruh dunia,” terang dia.

Dia menjelaskan terdapat tiga area yang berbeda dalam kebijakan dan praktiknya. Pertama, adalah bagaimana membentuk pendidikan yang berkeadilan. Pemimpin perguruan tinggi harus dapat menyikapi terkait perpindahan mahasiswa dan juga peneliti pascapandemi COVID-19.

Kedua adalah bagaimana dapat menginspirasi model baru kemitraan pendidikan internasional. Para pemimpin perguruan tinggi dapat belajar bagaimana dapat berkolaborasi dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang lebih baik. Ketiga, lanjut dia, bagaimana perguruan tinggi dapat melayani atau bermanfaat bagi pengembangan masyarakat.

Sejumlah pembicara hadir dalam konferensi itu diantaranya Kepala Divisi Inovasi Pendidikan dan Pengembangan Keahlian UNESCO Asia Pacific, Dr Libing Wang, Direktur Eksekutif International Institute for Strategic Studies (IISS- Asia), dan Direktur Pengembangan SDM ASEAN Rodora Turalde-Babaran.

Saat ini, Inggris masih menempati posisi atas dalam tujuan pendidikan internasional di Asia Pasifik. Hampir separuh dari mahasiswa internasional di Inggris berasal dari Asia Pasifik.(Ant)

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close