BPBD Tasikmalaya Waspadai Ancaman Longsor di jalur Salawu

BPBD Tasikmalaya Waspadai Ancaman Longsor di jalur Salawu

Nusantaratv.com - 25 April 2023

Sejumlah kendaraan melewati jalur Garut-Tasikmalaya yang terdampak longsor di kawasan Kutawaringin, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. (ANTARA/HO-BPBD Kabupaten Tasikmalaya)
Sejumlah kendaraan melewati jalur Garut-Tasikmalaya yang terdampak longsor di kawasan Kutawaringin, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. (ANTARA/HO-BPBD Kabupaten Tasikmalaya)

Penulis: Alber Laia

Nusantaratv.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bencana tanah longsor saat musim hujan dengan menyiapkan personel dan peralatan khusus untuk membersihkan material longsoran di jalur Garut-Tasikmalaya wilayah Salawu, Tasikmalaya, Jawa Barat.

"Kesiapannya penguatan kapasitas masyarakat dan relawan penanggulangan bencana," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tasikmalaya Kurnia Trisna di Tasikmalaya, Selasa.

Ia menuturkan jalan raya menghubungkan Garut-Tasikmalaya lintas Salawu tepatnya di kawasan Kutawaringin merupakan daerah rawan terjadi longsor pada musim hujan.

"Daerah itu masuk zona rawan longsor," katanya.

Ia menyampaikan daerah tersebut menjadi perhatian khusus jajaran BPBD Kabupaten Tasikmalaya dengan mempersiapkan personel untuk siaga melakukan langkah antisipasi dan penanggulangan apabila terjadi longsor.

BPBD, kata dia, meningkatkan koordinasi dengan lintas sektoral termasuk Pemerintah Provinsi Jabar dan meningkatkan mitigasi bencana alam agar tidak menimbulkan kerugian material maupun jiwa.

Selain itu, peralatan untuk menanggulangi longsor seperti alat berat, alat semprot air, tangki air, peralatan perkakas dan sebagainya disiapkan di lokasi rawan longsor.

Kurnia menambahkan terakhir bencana tanah longsor menimpa badan jalan Garut-Tasikmalaya terjadi, Senin (24/4) malam, akibatnya arus lalu lintas sempat terganggu.

Kesigapan petugas gabungan di lokasi kejadian dengan membersihkan material longsoran tanah akhirnya jalur tersebut dapat kembali dibuka sehingga arus kendaraan kembali normal.

"Sekarang sudah beres, sudah normal," kata Kurnia.(Ant)

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close