Nusantaratv.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, siaga penanganan bencana dengan menyusun dan mempersiapkan rencana penanganan bencana di Bumi Bersujud bersama tim ahli kebencanaan dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
"Siaga penanganan bencana ini dilakukan pada tahun 2023 hingga 2029," kata Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Tanah Bumbu Sulhadi, di Batulicin Jumat.
Ia mengatakan, tujuan menyusun strategi penangan bencana itu untuk menyesuaikan keperluan daerah rawan bencana, sehingga penanganan bencana dapat dilakukan secara maksimal.
Sebelumnya, pada tahun 2022 BPBD Tanah Bumbu juga menyusun kontijensi bencana banjir dan regulasi itu sudah dijadikan peraturan bupati. Selain itu, juga sudah menyusun kajian risiko bencana dan sudah dijadikan perbup pada akhir 2022.
"Dengan disusunnya rencana penanganan bencana, indeks ketahanan daerah dapat terlihat, yang dulunya kesiapan penanganan bencana 0,42 persen kini menjadi 0,46," katanya.
Artinya, kata dia, semakin tinggi indeks ketahanan daerah, indeks risiko bencana di Tanah Bumbu menurun.
Sulhadi mengatakan, pada Desember 2022 kasus bencana banjir rob di Tanah Bumbu satu kasus di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Sungai, Kusan Hilir, dan Satui
Kemudian kasus kebakaran permukiman lima kasus di Kecamatan Satui, Kusan Hilir, Kusan Tengah, dan Simpang Empat. Kasus kebakaran hutan dan lahan lima kasus di Kecamatan Batulicin
Kasus angin puting beliung tiga kasus di Kusan Hilir dan Satui, serta kasus tersambar petir dua kasus di Kecamatan Karang Bintang dan Satui, sedangkan kasus orang tenggelam lima kasus di Kecamatan Kusan Hilir.
"Upaya yang dilakukan adalah melakukan koordinasi dengan pihak terkait dan pemerintah daerah," katanya.
BPBD Tanah Bumbu kini miliki 40 personel termasuk TRC sebanyak sepuluh orang yang siap siaga untuk menanggulangi risiko bencana.
"Hal itu juga didukung dengan adanya sarana dan prasarana seperti perahu karet, alat pemadam kebakaran hutan, dan lain sebagainya," demikian Sulhadi.(Ant)




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh