BMKG Imbau Warga Lebak Waspadai Hujan Lebat disertai Angin Kencang

BMKG Imbau Warga Lebak Waspadai Hujan Lebat disertai Angin Kencang

Nusantaratv.com - 26 April 2023

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geologi (BMKG) mengimbau masyarakat Kabupaten Lebak agar mewaspadai hujan lebat disertai angin kencang dan petir/kilat. (ANTARA/HO-BMKG)
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geologi (BMKG) mengimbau masyarakat Kabupaten Lebak agar mewaspadai hujan lebat disertai angin kencang dan petir/kilat. (ANTARA/HO-BMKG)

Penulis: Alber Laia

Nusantaratv.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geologi (BMKG) mengimbau masyarakat Kabupaten Lebak agar mewaspadai hujan lebat disertai angin kencang dan petir/kilat.
 
"Potensi cuaca buruk itu dapat menimbulkan bencana alam, seperti banjir, longsor dan angin puting beliung," kata Koordinator Bidang Data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geologi (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Kelas I Serang, Tarjono saat dihubungi di Lebak, Rabu.
 
Hujan lebat disertai angin kencang dan petir/kilat berpeluang terjadi, Rabu (26/4) pada sore hari yang terjadi di wilayah Kabupaten Lebak bagian Timur.
 
Selama ini, kata dia, wilayah Kabupaten Lebak bagian Timur banyak daerah rawan bencana alam, karena lokasinya terdapat pegunungan, perbukitan dan aliran sungai.
 
"Kami minta masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan jika potensi cuaca buruk itu melanda daerah itu guna menghindari korban jiwa," katanya menjelaskan.
 
Ia mengatakan, sebagian wilayah Banten juga berawan dan hujan ringan, seperti pagi hari siang hari berawan dan hujan sedang di Sajira, Cibeber.
 
Disamping itu juga hujan ringan di Rangkasbitung, Gunung Kencana, Bojongmanik, Malingping, Pandeglang, Carita, Labuan, Munjul, Cikeusik, Serang, Anyer, Cikande, Balaraja, Jambe, Tangerang, Serpong dan Ciputat.
 
Sedangkan,malam hari berawan; hujan ringan di Rangkasbitung, Sajira, Cikande, Serang, Tanara, Balaraja, Jambe, Teluknaga, Tangerang, Serpong dan Ciputat.
 
Suhu udara 23 – 34 °C, kelembapan udara 60 – 95 persen, angin dari arah Timur Laut hingga Selatan dengan kecepatan 05 – 25 km/jam.
 
Sementara itu, potensi tinggi gelombang 1.25 – 2.50 meter (Sedang) di Selat Sunda bagian Selatan dan tinggi gelombang 2.50 – 4.0 meter (Tinggi) di Perairan Selatan Banten dan Samudra Hindia Selatan Banten.
 
"Kami minta wisatawan, nelayan dan pelaku pelayaran agar waspada gelombang tinggi di Perairan Selatan Banten dan Samudra Hindia Selatan Banten mencapai empat meter," kata Tarjono.(Ant)

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close