Nusantaratv.com - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bantaeng, Provinsi Sulawesi Selatan, menyalurkan dana zakat hampir Rp1 miliar kepada para mustahik di wilayahnya.
Sebagaimana dikutip dalam siaran pers pemerintah daerah yang diterima di Kota Makassar, Selasa, BAZNAS Kabupaten Bantaeng menyalurkan dana zakat kepada tenaga kebersihan lingkungan (Rp132 juta), petugas pemadan kebakaran (Rp39 juta), dan pengusaha kecil (Rp305 juta).
Selain itu, BAZNAS Kabupaten Bantaeng menggunakan Rp86 juta dana zakat untuk memberikan santunan pendidikan serta mendistribusikan Rp425 juta dana zakat untuk membantu 1.295 fakir miskin.
Ketua BAZNAS Kabupaten Bantaeng Karim Bagada mengatakan bahwa penerimaan dana zakat dari aparatur sipil negara yang beragama Islam telah meningkat dari Rp200 juta per bulan menjadi Rp400 juta per bulan.
"Ini berkat instruksi Bupati Bantaeng nomor 400/257/IV/2022 tentang optimalisasi pengumpulan zakat, infak, dan sedekah, sehingga terjadi peningkatan penerimaan zakat yang cukup signifikan," kata dia.
Karim mengatakan bahwa secara keseluruhan BAZNAS Kabupaten Bantaeng telah menyalurkan dana Rp6 miliar dari zakat, infak, dan sedekah.
Selain menyalurkan dana untuk memberikan bantuan sosial kepada warga yang membutuhkan, ia mengatakan, BAZNAS Kabupaten Bantaeng menggunakan dana zakat, infak, dan sedekah untuk membantu perbaikan rumah warga serta memberikan beasiswa pendidikan, bantuan bagi korban bencana alam, bantuan kesehatan, dan bantuan bagi penyandang disabilitas.
Karim mengatakan bahwa pengelolaan dan penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dengan pengawasan dari auditor internal.
"Kami juga baru-baru ini telah melalui proses audit syariat yang dilakukan oleh pihak Provinsi Sulsel," katanya.
Bupati Bantaeng Ilham Azikin mengapresiasi upaya BAZNAS Kabupaten Bantaeng membantu upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan warga melalui program-program bantuannya.(Ant)




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh