Baznas Agam Bangun 10 Rumah Jadi Layak Huni Selama 2022

Baznas Agam Bangun 10 Rumah Jadi Layak Huni Selama 2022

Nusantaratv.com - 30 Desember 2022

Ketua Baznas Agam Isman Imran sedang meletakkan batu pertama rumah di Cacang Tinggi, Nagari Tiku Utara, Kecamatan Tanjungmutiara, Rabu (14/12). (Antara/HO-Dok UPZ Nagari Tiku Utara)
Ketua Baznas Agam Isman Imran sedang meletakkan batu pertama rumah di Cacang Tinggi, Nagari Tiku Utara, Kecamatan Tanjungmutiara, Rabu (14/12). (Antara/HO-Dok UPZ Nagari Tiku Utara)

Penulis: Habieb Febriansyah

Nusantaratv.com - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Agam, Sumatera Barat membangun dan memperbaiki 10 unit rumah tidak layak huni di daerah itu selama 2022.
 
Ketua Baznas Agam, Isman Imran di Lubukbasung, Jumat mengatakan ke 10 unit rumah itu tersebar di 16 kecamatan di Agam.
 
"Jumat (30/12), kita juga menyerahkan bantuan pembangunan rumah tidak layak huni di Nagari Garagahan, Kecamatan Lubukbasung," katanya.
 
Ia mengatakan, pembangunan 10 unit rumah itu berasal dari Baznas Pusat sebanyak tiga unit, Baznas Sumbar tiga unit dan Baznas Agam empat unit.
 
Untuk Baznas Pusat, tambahnya, dengan dana Rp25 juta per unit, Baznas Sumbar Rp25 juta dan Baznas Agam Rp15 juta.
 
"Bantuan dari Baznas Agam, juga memasangkan instalasi listrik dan arus ke rumah tersebut," katanya.
 
Ia menambahkan, bantuan itu berdasarkan rekomendasi Baznas Agam ke Baznas Sumbar dan Baznas Pusat, setelah pemilik rumah mengajukan permohonan ke Baznas Agam.
 
Baznas Agam menurunkan tim untuk melakukan verifikasi kelayakan rumah tersebut untuk mendapatkan bantuan.
 
Setelah itu, bantuan diserahkan dan pembangunan langsung dilakukan dibawah pengawasan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) nagari. UPZ juga memfasilitasi pembangunan rumah ke tokoh masyarakat, warga sekitar dan lainnya, sehingga ada swadaya masyarakat saat pembangunan itu.

"UPZ Nagari Tiku Utara dan UPZ Tigo Koto Silungkang cukup bagus, sehingga swadaya masyarakat cukup tinggi di daerah itu," katanya.
 
Sementara Ketua UPZ Tiku Utara, Imam Safei menambahkan bantuan tersebut diserahkan ke Sumiarti (50) warga Cacang Tinggi, Nagari Tiku Utara. Penyerahan bantuan dan peletakkan batu pertama pada Rabu (14/12).

Saat ini, bangunan rumah dengan ukuran 9 X 10 meter itu sedang berlangsung pada bagian pondasi dan tiang.
 
"Pembangunan langsung dilakukan oleh pemilik rumah karena ia bekerja sebagai tukang bangun," katanya.(Ant)

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close