Nusantaratv.com - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung membidik dua target utama pembangunan sektor kesehatan, yaitu penurunan jumlah kekerdilan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
"Dua sasaran bidang kesehatan ini sesuai dalam rencana pembangunan jangka menengah 2021-2026 sebagai upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat," kata Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Barat Muhammad Soleh di Mentok, Selasa.
Menurut dia, dua sasaran penting tersebut bisa terealisasi dengan upaya bersama seluruh unsur masyarakat dan pemangku kepentingan di daerah itu.
"Dengan kebersamaan dan penguatan koordinasi lintas sektor bersama masyarakat, kita yakin dapat mengurangi jumlah kekerdilan di daerah ini," ujarnya.
Dia mengatakan saat ini prevalensi stunting di Bangka Barat sekitar 20 persen, angka ini masih cukup jauh dibandingkan dengan target nasional yang diharapkan bisa turun hingga tujuh persen pada 2024.
"Ini menjadi tantangan berat bagi semua pihak, khususnya para tenaga kesehatan untuk mengejar target tersebut," katanya.
Untuk sasaran kedua dalam bidang kesehatan, yaitu peningkatan kualitas hidup masyarakat, menurut Soleh, lebih tertuju pada upaya bersama meningkatkan harapan hidup warga.
"Upaya pencegahan agar warga tidak mudah sakit perlu peran besar dari seluruh pihak, terutama yang bergerak dalam bidang kesehatan," katanya.
Ia mengakui tugas tersebut tidak mudah, namun dengan penguatan koordinasi, baik dari organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemkab Bangka Barat, perusahaan milik pemerintah, swasta, dan masyarakat diharapkan berbagai program dan kegiatan yang dilaksanakan dan direncanakan akan berjalan dengan baik.
"Perlu komitmen dan gerak bersama untuk menjalankan program dan kegiatan yang sudah direncanakan agar berjalan menyeluruh dan berkelanjutan guna mewujudkan Bangka Barat yang maju, sejahtera dan bermartabat," katanya.(Ant)




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh