Nusantaratv.com - Akademisi dari Universitas Hasanuddin, Dr Iqbal Sultan mengatakan, perlu strategi dalam penerapan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) untuk program percepatan penurunan stunting.
"Strategi ini penting untuk melihat segmen sasaran yang akan diberikan KIE dalam upaya mempercepat penurunan stunting demi mencapai target nasional 14 persen angka prevalensi stunting," kata Iqbal disela Workshop Pengembangan Materi dan Isi Pesan Promosi, Komunikasi, Informasi dan Edukasi yang digelar BKKBN Sulsel, di Makassar, Selasa.
Dia mengatakan, segmen sasaran harus dilihat klasifikasinya baik dari segi umur, jenis kelamin atau strata sosial.
Sebagai gambaran, kemasan informasi untuk anak remaja atau generasi milenial akan berbeda dengan generasi yang sudah dewasa.
Menurut dia, jika hanya menggunakan penyebaran informasi secara terus-menerus atau diistilahkan dengan terpaan informasi, maka tidak selamanya dapat mengena sasaran.
Hal itu mengingat, banyaknya konten atau pilihan dan kecenderungan kelompok usia tertentu memilih konten yang berbeda.
"Karena itu, untuk penyebarluasan informasi KIE dalam penurunan stunting, maka perlu dilakukan kolaborasi segala sumber daya di lapangan," ujar Dosen Ilmu Komunikasi Unhas ini..
Sebagai gambaran, kolaborasi antara media, generasi berencana (Genre) yang merupakan binaan BKKBN dan akademisi yang menjadi dapat menjadi sumber informasi sesuai kepakarannya mendapatkan satu wadah untuk mengolah informasi bersama.
Informasi bersama itu selanjutnya dapat menjadi data base untuk disebarkan kepada kelompok sasaran sesuai dengan agenda yang diprogramkan dalam upaya menurunkan stunting.(Ant)




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh