Nusantaratv.com - Sebanyak 511 tenaga calon PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) Sulawesi Selatan belum menerima SK (Surat Keputusan) pengangkatan karena masih dalam proses penetapan nomor induk di Kantor Regional IV BKN.
"Pemberian SK untuk 511 tenaga calon PPPK ini insya Allah diberikan bulan ini karena TMT mulai bekerjanya semua sama, di tanggal 1 Januari 2023," ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel Imran Jausi di Makassar, Selasa.
Jumlah seluruh peserta yang dinyatakan lulus formasi PPPK Guru tahap 2 yakni sebanyak 1.750 orang. Sebanyak 1.239 orang telah menerima lebih dulu SK pengangkatan PPPK jabatan fungsional guru tahap II Formasi Tahun Anggaran 2021.
Imran Jausi mengatakan sebagian besar PPPK ini berasal dari tenaga non ASN (honorer) yang bekerja pada satuan pendidikan Negeri dan Swasta. Mereka telah mengabdi rata-rata di atas 10 tahun.
“Pemprov Sulsel merupakan instansi yang memiliki peserta seleksi PPPK terbanyak sehingga proses pengusulan penetapan nomor induk dan pengangkatan sebagai PPPK membutuhkan waktu,” jelasnya.
Calon PPPK Tahap II ini terdiri dari 73 mata pelajaran dan akan bertugas pada 512 satuan pendidikan SMA, SMK dan SLB kabupaten/kota.
Sebelumnya, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyerahkan SK pengangkatan sebanyak 1.239 orang tenaga PPPK di ruang lingkup Pemprov Sulsel. Penyerahan dilakukan pada Upacara Hari Bela Negara ke-74, di Lapangan Latemmupage, Desa Bulue, Kabupaten Soppeng, Senin (19/12).
“Alhamdulillah kita telah melalukan penyerahan SK untuk PPPK gelombang ke dua. Masih ada teman-teman guru yang belum, karena masih menunggu registrasi dari BKN pusat, selebihnya sudah diberikan SK-nya,” kata Andi Sudirman Sulaiman.
Adapun sebelumnya, pada tahap pertama sebanyak 1.669 guru telah memperoleh SK pengangkatan.
Ia pun berharap, para PPPK yang baru saja dilantik bisa meningkatkan kinerja, bekerja ulet, dan menjaga integritas.
Adapun untuk tahun depan, pemprov direncanakan akan membuka 10.414 formasi PPPK, diantaranya untuk jabatan fungsional guru sebanyak 10.385 formasi. Hal ini menjadi perhatian kami terhadap guru-guru honorer, utamanya yang telah lama mengabdi.(Ant)




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh