Mitos atau Fakta? 5 Anggapan Seputar Kesehatan Gigi

“Jangan pakai obat kumur, nanti giginya terkikis dan cepat rusak!” Pernah mendengar kalimat seperti di atas? Kumur-kumur memang kadang dianggap sepele, dan juga...

Ilustrasi, menggunakan enang gigi atau dental floss

Nusantaratv.com - “Jangan pakai obat kumur, nanti giginya terkikis dan cepat rusak!”

Pernah mendengar kalimat seperti di atas? Kumur-kumur memang kadang dianggap sepele, dan juga banyak anggapan seputar kesehatan gigi yang kerap diyakini namun kepastian tentang kebenarannya belum terbukti. Jika memperoleh informasi yang keliru tentang kesehatan gigi, tentu akan merugikan kita sendiri.

Karena itu, agar tidak salah, yuk simak lima pertanyaan seputar kesehatan gigi yang telah dijawab oleh seorang pakar gigi yang dikutip dari Journal Beauty.id berikut ini.

Baca Juga: Ini Manfaat Minum Air Kelapa Muda yang Tak Terduga

1. Anda harus sikat gigi sebelum sarapan

Jawaban dari kalimat di atas ternyata Mitos. Menurut Ditta Intan, dokter gigi di Mydents Dental Care Jakarta, kita disarankan menyikat gigi setelah sarapan. Tujuannya agar bakter dari sisa-sisa makanan tidak sempat menempel dan merusak gigi. Namun, ia juga menyarankan untuk menyikat giginya 15-20 menit setelah sarapan, menunggu pH air liur kembali normal terlebih dahulu. 

Ilustrasi menggunakan obat kumur

2. Menggunakan obat kumur dapat merusak gigi

Jawabannya adalah mitos. Menurut drg. Ditta, menggunakan obat kumur justru dapat membantu memelihara kesehatan gigi dan mulut. Kandungan antimikroba di dalamnya dapat membantu mencegah terbentuknya plak, kerusakan gigi, infeksi pada gusi (gingivitis), serta menghilangkan bau tidak sedap. Walau begitu, perlu tetap diingat bahwa obat kumur adalah pelengkap dan tidak bisa menggantikan sikat gigi, ya!

3. Menggunakan dental floss lebih baik daripada menyikat gigi

Banyak orang meyakini dengan menggunakan dental floss atau benang gigi, sudah cukup untuk membersihkan gigi, sehingga tidak perlu lagi sikat gigi. Ups, anggapan seperti ini ternyata mitos, lho!

Baca Juga: Menyegarkan, Lima Tanaman Hias Indoor ini Bagai Air Purifier

Penggunaan dental floss diakui dapat menjangkau celah-celah gigi untuk membersihkan sisa-sisa makanan yang terselip di celah-celah gigi, namun menurut drg Ditta, menyikat gigi adalah paling utama dan setidaknya 2 kali dalam sehari.

Dental floss atau benang gigi

4. Dental floss bisa mendorong makanan ke dalam gusi

Di samping kemampuannya untuk membersihkan sisa makanan di sela gigi, ada pula yang ragu untuk menggunakan dental floss karena konon benang ini justru mendorong makanan semakin ke dalam gusi.

Nah, menurut drg. Ditta, anggapan ini adalah fakta. Jika tidak dilakukan dengan teknik yang benar, penggunaan dental floss justru bisa membuat sisa makanan terdorong masuk ke dalam gusi, bahkan melukai gusi dan membuatnya iritasi.

Baca Juga: Benarkah Obat Herbal Lebih Baik dari Obat Kimia?

5. Baking soda bisa membantu memutihkan gigi

Jawabannya adalah fakta. Menurut Drg. Ditta, baking soda memang dapat membantu memutihkan gigi. Namun, ia juga mengingatkan bahwa baking soda juga bersifat abrasif yang bisa mengikis gigi. Oleh karena itu, Anda perlu sangat berhati-hati saat menggunakannya.

Untuk mencegah gigi kuning, disarankan rutin ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali, agar plak yang membuat gigi kuning dapat dibersihkan. Selain itu, hindari makanan dan minumann yang membuat gigi kuning seperti teh atau kopi, serta tidak merokok.

like
dislike
love
funny
angry
sad
wow
Login dengan
LIVE TV & NETWORK