Kominfo Tambahkan Kapasitas Mesin Blokir Smartphone Black Market

Nusantaratv.com - 26/12/2020 12:25:47

Ilustrasi Smartphone (source : google)
Ilustrasi Smartphone (source : google)

NusantaraTV - Departemen Komunikasi dan Informatika (Kominfo) hendak menaikkan kapasitas mesin Central Equipment Identity Register (CEIR) pada dini 2021 kelak. Energi muat mesin yang awal 1, 2 miliyar no IMEI, ditingkatkan jadi 2 miliyar IMEI.

Bagi Ketua Jenderal SDPPI Departemen Kominfo, Ismail, akumulasi kapasitas ini hendak dilaksanakan paling tidak pada triwulan awal 2021 kelak.

"Memang sudah direncanakan pada Q1 2021, CEIR akan ditingkatkan kapasitasnya menjadi 2 miliar," ungkap Ismail, Minggu (27/12/2020).

Biarpun begitu, beliau tidak mengatakan bertepatan pada tentu bila kenaikan kapasitas itu hendak dicoba.

Bagaikan data, mesin CEIR dipakai buat melaksanakan penghentian handphone black market lewat no IMEI. No IMEI handphone yang tertera di dalam mesin CEIR itu hendak dikira bagaikan handphone sah.

Metode kerjanya, mesin ini hendak memandu informasi dari mesin Equipment Identity Registration (EIR) yang terdapat di bagian operator seluler, buat berikutnya dicoba penghentian kepada handphone bawah tangan ataupun BM.

Pada Oktober kemudian, Kominfo berkata kalau kapasitas mesin Central Equipment Identity Register (CEIR) nyaris penuh. Dari keseluruhan kapasitas 1, 2 miliyar no IMEI, telah terisi 95 persen.

Walhasil, no IMEI handphone terkini yang masuk dengan cara sah ke Indonesia susah didaftarkan. Alhasil handphone sah itu diblokir sebab dikira bawah tangan.

Salah satu yang kena pulut merupakan konsumen Asus ROG Phone 3 yang masuk dengan cara sah ke Indonesia. Beberapa konsumen ROG Phone 3, tidak dapat menemukan tanda bila menaruh kartu di slot kedua (SIM 2).