Masih Belum Dapat Kerja? Beberapa Faktor Ini Mungkin Penyebabnya

Nusantaratv.com - 22 Agustus 2023

Ilustrasi wawancara kerja (net)
Ilustrasi wawancara kerja (net)

Penulis: Supriyanto

Nusantaratv.com - Banyak lowongan kerja dibuka namun kamu belum bisa juga mendapatkan pekerjaan? Mencari kerja memang gampang-gampang susah, meski berstatus sudah berpengalaman terkadang masih kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan. 

Faktor pengalaman memang belum bisa menjadi jaminan seseorang mudah mendapatkan pekerjaan. Ada beberapa hal yang juga menjadi penilaian dan catatan pihak Human Resources Development (HRD) dalam melakukan rekrutmen karyawan.

Dikutip dari uptown.id berikut beberapa faktor non  teknis yang dapat membuat seseorang tidak diterima bekerja di perusahaan yang dilamarnya. Dengan membaca artikel ini diharapkan kepada mereka yang kini tengah mencari kerja dapat mengevaluasi diri agar pada lamaran kerja berikutnya bisa diterima.


1. Tidak mempunyai networking yang cukup
Kalau mau cepat dapat kerja, kamu harus banyak-banyak mencari informasi tentang perusahaan mana saja yang sedang membuka lowongan kerja. Biasanya hal ini akan lebih mudah jika kamu mempunyai jaringan atau networking yang baik. Punya banyak kenalan tentunya akan menghindarkanmu dari sulit mendapatkan pekerjaan karena semakin banyak kenalan, semakin banyak pula informasi pekerjaan yang bisa didapatkan. Makanya, gak ada salahnya kok ngumpul-ngumpul dengan teman atau saudara baik secara langsung atau melalui chatting di WA group atau di forum lain. Siapa tau dari mereka kamu akan mendapatkan banyak informasi lowongan kerja.

2. Tidak jujur saat menulis CV
Salah satu hal fatal yang membuatmu sulit mendapatkan pekerjaan adalah berbohong. Ya, berbohong. Kamu menulis hal-hal yang bukan fakta dalam CV kamu hanya demi menarik perhatian perusahaan. Alih-alih menulis hal-hal yang benar tentang dirimu, hal-hal yang tidak bisa terbukti kebenarannya justru masukkan ke dalam CV. Bersikap tidak jujur seperti ini sebenarnya akan membuatmu repot sendiri pada saat lolos ke tahap wawancara.

3. Belum menguasai hard skill dengan baik
Tak dapat dipungkiri bahwa keterbatasan hard skill menjadi salah satu penyebab sulit diterima kerja yang dialami banyak orang. Kemampuan menggunakan teknologi, berbahasa asing, serta beragam hard skill lainnya merupakan salah satu bekal penting untuk memasuki dunia kerja. Jika kamu merasa kemampuanmu kurang memadai, sebaiknya kamu berusaha memperkaya kemampuan sambil terus mencari pekerjaan. Sehingga peluang mendapatkan pekerjaan pun akan semakin besar.

4. Tidak mencari informasi seputar perusahaan
Salah satu hal fatal yang membuat seseorang sulit mendapatkan pekerjaan adalah karena mereka tidak mencari informasi tentang perusahan saat wawancara. Saat CV dianggap menarik kemudian kamu dipanggil untuk wawancara, kamu wajib banget untuk mencari tahu terlebih dahulu tentang seluk-beluk perusahaan yang kamu datangi. Jangan sampai saat ditanya oleh interviewer “Apa yang Anda tahu mengenai perusahaan kami?”, kamu tidak bisa menjawab dan hanya bengong. Ini fatal banget. Dijamin kamu gak bakal lolos wawancara kalau pertanyaan dasar ini gak bisa kamu jawab.

5. Usaha kurang maksimal saat mencari kerja
Penyebab sulit diterima kerja lainnya yang juga kerap luput dari perhatian adalah usaha yang kurang maksimal. Persaingan antar para pencari kerja membuatmu harus lebih gencar mencari lowongan kerja. Bahkan, kamu tidak perlu ragu mengirim puluhan lamaran kerja dalam sehari. Peluang mendapatkan panggilan wawancara akan makin besar sehingga kamu bisa lekas bekerja. Tak perlu khawatir akan mendapatkan beberapa panggilan secara bersamaan sebab proses seleksi calon karyawan kini semakin ketat.

6. Karakter yang arogan saat wawancara kerja
Tak ada satu pun orang yang suka berurusan dengan orang arogan, terutama dalam sesi wawancara kerja. Karakter yang arogan dan melebih-lebihkan kemampuan diri sendiri bisa menjadi penyebab sulit diterima kerja. Tim pewawancara akan menganggapmu tidak layak mendapatkan kesempatan karena kamu berisiko menjadi toxic employee di perusahaan. Demi meminimalkan risiko tersebut, akhirnya kamu malah gugur dalam proses seleksi kerja.

7. Terlalu negatif di dunia maya
Perkembangan teknologi yang semakin pesat di jaman sekarang ini sebenarnya membuat HRD perusahaan lebih gampang menilai kepribadian seseorang. Caranya? Tinggal lihat saja postingannya di sosial media alias dunia maya. Biasanya, sekarang ini pihak HRD perusahaan akan mengecek jejaring sosial orang yang akan diwawancara. Mungkin nih, salah satu hal yang membuat kamu sulit mendapatkan pekerjaan adalah karena kamu terlalu negatif di dunia maya. Makanya, coba deh cek isi wall Facebook atau akun sosmed kamu lainnya. Apakah di sana penuh dengan postingan gak jelas tentang hoax atau tentang hal-hal berbau negatif?

8. Terlalu irit bicara atau bertele-tele saat wawancara
Lagi-lagi masalah wawancara. Ketika wawancara, usahakan agar jawaban kita tidak irit dengan hanya menjawab “Iya, Bu” atau “Tidak, Pak”. Jawaban yang terlalu singkat seperti ini hanya menyiratkan bahwa kita sangat tidak antusias untuk bekerja di perusahaan mereka. Tentunya, hal ini semakin membuatmu sulit mendapatkan pekerjaan. Namun, bukan berarti juga kita harus menjawab setiap pertanyaan dari pewawancara dengan bertele-tele. Jawablah pertanyaan interviewer dengan jawaban yang singkat, padat, dan jelas.

9. Sulit beradaptasi dengan lingkungan kerja baru
Pembawaan yang menyenangkan akan membuka peluang untuk memperoleh pekerjaan baru. Sebaliknya, sikap yang terlalu kaku justru jadi penyebab sulit diterima kerja. Jangan menyalahkan karakter introvert dalam dirimu sebagai biang keladinya. Pasalnya, pribadi introvert pun bisa menjadi pribadi yang menyenangkan bila mau berusaha beradaptasi semaksimal mungkin. Agar lekas mendapatkan pekerjaan, sebaiknya kamu menunjukkan sikap yang hangat dan rendah hati ketika berkesempatan menjalani proses wawancara kerja. Apapun yang terjadi pada dirimu saat mencari kerja, jangan biarkan penyebab sulit diterima kerja terus-menerus membuatmu gagal.

10. Sering tidak cocok dengan gaji
Masalah gaji juga menjadi salah satu hal yang menentukan dan membuat orang sulit mendapatkan pekerjaan. Pihak perusahaan kadang juga sangat menganggap serius masalah gaji yang diajukan pada saat wawancara. Nominal yang terlalu kecil bisa mencerminkan kita kurang menghargai kemampuan, sedangkan nominal yang terlalu besar akan membuat kita kerap kali ditolak karena mereka menganggap kemampuan kita tidak sebanding dengan besarnya gaji yang kita minta. Karenanya, hati-hati saat menyebutkan nominal gaji yang diminta pada saat wawancara ya.

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close