Kakek di Bekasi Diduga Lecehkan Bocah 6 Tahun

Korban diduga diikat tangan-kaki dan disumpal mulutnya

Ilustrasi. (Net)

Bekasi, Nusantaratv.com - Seorang kakek di Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, dipolisikan atas dugaan pencabulan yang dilakukan terhadap Mawar (bukan nama sebenarnya), bocah 6 tahun yang merupakan tetangganya sendiri. 

"Tetangga sendiri. Kita sudah lapor polisi dan sudah visum juga. Terakhir minggu kemarin pemeriksaan saksi korban,  sekarang masih proses. Pelaku belum ditahan karena kata polisi tunggu hasil tes kejiwaan. Saya harap pelaku bisa dihukum setimpal," ujar orang tua korban, MH, Selasa (6/3/2021). 

"Saya akan lanjutkan perkara ini, saya enggak terima. Sedih banget dengar cerita anak saya digituin," imbuhnya. 

Saat diduga melakukan aksi bejatnya, pelaku mengikat kaki dan tangan anaknya. Mulut korban juga disumpal. 

Sementara, salah seorang saksi EL, menjelaskan, jika ia pernah melihat Mawar keluar dari rumah sang kakek tersebut. 

"Beberapa bulan yang lalu melihat korban keluar dari rumah yang diduga pelaku cabul. Anak-anak biasanya main depan rumah terlapor, namun tidak pernah ada yang masuk rumahnya kecuali si Mawar yang saya lihat keluar rumah terlapor dengan pucat dan seperti lemas," papar EL.

"Terlapor sering berbincang dengan suami saya. Menurut saya terlapor tidak gila, setelah kejadian aja dia jadi aneh. Dia normal kok," lanjutnya.

Salah seorang warga setempat menyebutkan, jika anak terlapor pernah meminta dirinya untuk membantu melakukan mediasi dengan keluarga korban.

"Anaknya (terlapor) yang pertama meminta saya menengahi persoalan ini. Keluarga terlapor dan terlapor sudah mengakui perbuatannya bermain jari pada korban," ucapnya.


"Anak pertamanya terlapor minta tolong sama saya. Karena almarhumah istri terlapor masih satu kampung dengan saya, maka saya coba bantu untuk menengahi persoalan ini. Namun tergantung keluarga korban, saya cuma berusaha bantu menengahi secara kekeluargaan sesuai permintaan keluarga terlapor,"  tambah dia.

Di sisi lain, Tori Purgatorio selaku kuasa hukum korban, mempertanyakan kinerja Kepolisian yang sampai melakukan tes kejiwaan kepada terlapor. "Apakah orang dengan dikatakan gangguan kejiwaan melakukan pencabulan dengan cara dibekap, diikat?" kata dia. 

"Keluarga korban hanya menuntut keadilan dan siapa yang mempertanggungjawab misalkan terbukti gangguan jiwa kenapa dilepas tidak dijaga," lanjutnya. 

like
dislike
love
funny
angry
sad
wow
Login dengan
LIVE TV & NETWORK