Hentikan Pabrik, Hyundai Alami Kerugian Produksi Ribuan Kona dan IONIQ 5

Hyundai Akan Membatalkan Kerja Lembur di Pabrik Nomor Tiga Ulsan Akhir Pekan Ini Karena Masalah Suku Cadang.

Hyundai IONIQ 5. (Istimewa)

Nusantaratv.com - Hyundai Motor Co mengatakan akan menghentikan sementara pabrik domestik lainnya pada pekan depan karena kekurangan suku cadang elektronik.

Hyundai akan menghentikan operasi pabrik Asan, yang memproduksi sedan Grandeur dan Sonata, mulai Senin hingga Selasa, kata juru bicara perusahaan melalui telepon, seperti dikutip Kantor Berita Yonhap, Jumat (9/4/2021).

Sebelumnya, produsen mobil terbesar di Korea Selatan (Korsel) itu mengatakan akan menangguhkan pabrik nomor satu di Ulsan, yang memproduksi mobil listrik IONIQ 5 dan SUV subkompak Kona, mulai 7 hingga 14 April akibat kurangnya suku cadang chip.

Penundaan terjadi di tengah kurangnya suku cadang semikonduktor yang digunakan dalam sistem kamera kendaraan depan Kona dan masalah di lini produksi Hyundai Mobis Co., yang meluncurkan motor traksi untuk IONIQ 5.

Dengan penghentian produksi tersebut, perusahaan menargetkan kerugian produksi 6.000 unit Kona dan 6.500 unit IONIQ 5. Di atas rencana penghentian, Hyundai mengurangi kerja lembur pada akhir pekan pertama bulan ini di pabrik nomor tiga Ulsan, yang memproduksi Avante compact, karena kurangnya unit kontrol listrik (ECU).

Produsen mobil itu juga akan membatalkan kerja lembur di pabrik nomor tiga Ulsan akhir pekan ini karena masalah suku cadang, kata juru bicara itu.

Hyundai memiliki tujuh pabrik domestik, lima di Ulsan, satu di Asan dan satu di Jeonju, serta 10 pabrik di luar negeri, yakni empat di China dan masing-masing satu di Amerika Serikat, Republik Ceko, Turki, Rusia, India, dan Brasil. Kapasitas gabungan mereka mencapai 5,5 juta unit kendaraan.

like
dislike
love
funny
angry
sad
wow
Login dengan
LIVE TV & NETWORK