Nusantaratv.com- Pengusaha dan Presiden Komisaris PT Mutuagung Lestari TBK, Sandiaga Uno menilai ekonomi hijau bukan lagi sebagai opsi atau tren sesaat, melainkan sebuah keharusan nasional dan global.
Demikian Sandiaga Uno mengatakan dalam Segmen Green Zone di Program Nusantara Economic Updates Nusantara TV, Rabu (21/10/2026).
“Jadi kalau kita bicara green economy atau ekonomi hijau, kita bicara mengenai suatu ekosistem yang sangat luas. Di mana setiap bisnis harus bertransformasi menuju ekonomi hijau,” kata Sandiaga.
“Setiap negara harus melihat road map kepada ekonomi hijau, karena tidak ada pilihan lain. Kita harus fokus kepada people, planet, dan prosperity,” tambahnya.
Menurut Sandiaga, kalau bicara pertumbuhan ekonomi itu artinya pertumbuhan ekonomi hijau dan green growth itu adalah real impact.
Baca Juga: Nusantara Economic Updates: Airlangga Bantah Hashim soal Pemerintah Sediakan HP Gratis untuk Bansos
“Kita harus bicara mengenai di tahun 2025, dari realisasi investasi hampir Rp2.000 triliun ini, bagaimana yang hilirisasinya tumbuh 43% menuju angka Rp584 triliun ini bisa lebih banyak di kontribusikan oleh sektor ekonomi hijau,” ujar Sandiaga.
“Terus kita juga potensi besar dalam value added atau economic value added. Nilai tambah dalam negeri, penciptaan lapangan kerja, terutama yang kita sebut sebagai green jobs.”
Saat ini, sambung Sandiaga, di mutu internasional ini mendorong ekonomi hijau harus affordable, terjangkau harganya, dan menciptakan lapangan kerja yang berkualitas. Karena ternyata, di sisi ekonomi hijau Indonesia adalah episentrumnya.
“Saya melihat ini mesin pertumbuhan kita menuju 8%. Jadi pemerintah Bapak Presiden mendorong ada target pertumbuhan 8%. Sekarang kita masih di 5-an%. Kalau kita melakukan shifting kepada ekonomi hijau, saya yakin justru pencapaian 8% ini bisa tercapai dengan lebih robas,” jelas Sandiaga.
“Kita menyebutnya inilah yang akan memastikan setiap investasi akan berujung kepada dampak positif people, planet dan prosperity.”
Pernyataan Sandiaga Uno tentang Ekonomi Hijau dapat Anda saksikan selengkapnya di Youtube Nusantara TV.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh