Laporan BPS, Konsumsi Rumah Tangga Tetap Jadi Penopang Utama Pertumbuhan Ekonomi Triwulan 1-2026

Laporan BPS, Konsumsi Rumah Tangga Tetap Jadi Penopang Utama Pertumbuhan Ekonomi Triwulan 1-2026

Nusantaratv.com - 05 Mei 2026

Grafik Sumber Pertumbuhan PDB Berdasarkan Pengeluaran (BPS)
Grafik Sumber Pertumbuhan PDB Berdasarkan Pengeluaran (BPS)

Penulis: Ramses Manurung

Nusantaratv.com-Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa ekonomi Indonesia pada triwulan 1-2026 tumbuh impresif sebesar 5,61 persen (y-on-y), meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 4,87 persen. Di tengah dinamika global, kinerja ini menunjukkan ketahanan ekonomi domestik yang tetap terjaga.

Dari sisi pengeluaran, konsumsi rumah tangga kembali menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi. Komponen ini tercatat sebagai sumber pertumbuhan terbesar, yakni sebesar 2,94 persen.

Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, menjelaskan bahwa kinerja konsumsi rumah tangga tetap kuat, didorong oleh meningkatnya mobilitas masyarakat serta berbagai stimulus ekonomi.

“Pertumbuhan ekonomi triwulan 1-2026 salah satunya ditopang oleh konsumsi masyarakat yang tetap terjaga,” jelas Amalia pada konferensi pers di Jakarta, Selasa, 5 Mei 2026.

Ia menambahkan, momentum hari besar keagamaan dan libur nasional seperti Nyepi dan Idulfitri menjadi faktor penting yang mendorong aktivitas konsumsi. Peningkatan mobilitas masyarakat pada periode tersebut berdampak langsung pada berbagai sektor, terutama transportasi, perdagangan, serta akomodasi dan makan minum.

Selain faktor hari besar keagamaan dan libur nasional, konsumsi juga didukung oleh kebijakan pemerintah yang menjaga daya beli masyarakat. Berbagai stimulus seperti pemberian THR atau gaji ke-14, diskon tiket transportasi, serta stabilitas suku bunga turut memperkuat konsumsi domestik.

Sejumlah indikator mengonfirmasi tren positif tersebut. Jumlah perjalanan wisatawan nusantara tumbuh 13,14 persen (y-on-y), seiring meningkatnya mobilitas masyarakat. Pertumbuhan juga terlihat pada jumlah penumpang berbagai moda transportasi, termasuk angkutan darat yang melonjak hingga 20,20 persen (y-on-y).

Di sisi lain, aktivitas ekonomi berbasis digital juga menunjukkan peningkatan, tercermin dari pertumbuhan transaksi e-retail dan marketplace, serta meningkatnya nilai transaksi uang elektronik, kartu debit, dan kartu kredit.

Selain konsumsi rumah tangga, komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) juga mencatat pertumbuhan solid sebesar 5,96 persen, didorong oleh investasi pemerintah dan swasta. Sementara itu, konsumsi pemerintah tumbuh signifikan sebesar 21,81 persen, seiring peningkatan realisasi belanja, termasuk melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG).

 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close