Danantara Audit Pos Indonesia, Ungkap Dugaan Rekayasa Keuangan

Danantara Audit Pos Indonesia, Ungkap Dugaan Rekayasa Keuangan

Nusantaratv.com - 03 Juli 2026

Danantara Indonesia (Ntvnews.id-Muslimin Trisyuliono)
Danantara Indonesia (Ntvnews.id-Muslimin Trisyuliono)

Penulis: Ramses Manurung

Nusantaratv.com-Danantara Indonesia mengungkap adanya berbagai persoalan keuangan dan tata kelola yang telah menumpuk selama bertahun-tahun di PT Pos Indonesia. 

Dari hasil uji tuntas atau due diligence yang dilakukan, Danantara juga menemukan indikasi dugaan rekayasa keuangan di perusahaan pelat merah tersebut.

Temuan tersebut disampaikan setelah Direktur Utama PT Pos Indonesia, Daud Joseph, mengundurkan diri dari jabatannya.

Managing Director Stakeholders Management & Communications Danantara Indonesia, Rohan Hafas, mengatakan berbagai persoalan tersebut terungkap dari proses evaluasi menyeluruh yang tengah dilakukan terhadap Pos Indonesia

"PT Pos Indonesia saat ini memang sedang dibenahi secara menyeluruh. Dari proses due diligence dan evaluasi yang berjalan, kami menemukan berbagai persoalan keuangan dan tata kelola yang telah terakumulasi selama bertahun-tahun," ucap Rohan dalam keterangan tertulis, Jumat 3 Juli 2026.

"Kami juga menerima laporan serta menemukan indikasi berbagai penyimpangan, termasuk dugaan rekayasa keuangan, yang saat ini sedang ditindaklanjuti melalui mekanisme audit dan investigasi sesuai ketentuan yang berlaku," lanjutnya.

Rohan menegaskan Danantara berkomitmen membenahi seluruh persoalan yang selama ini membebani Pos Indonesia. Menurutnya, tidak akan ada toleransi terhadap praktik yang merusak tata kelola perusahaan.

"Karena itu, satu per satu persoalan yang selama ini membebani perusahaan harus kami bereskan. Tidak ada ruang bagi praktik yang merusak tata kelola perusahaan," jelasnya.

Ia memastikan seluruh temuan akan ditindaklanjuti secara profesional, transparan, dan sesuai dengan proses hukum yang berlaku. 

"Seluruh temuan akan ditindaklanjuti secara profesional, transparan, dan sesuai proses hukum. Prioritas kami adalah memastikan PT Pos Indonesia kembali menjadi perusahaan yang sehat, profesional, akuntabel, dan berintegritas, sehingga mampu menjalankan mandatnya secara optimal bagi masyarakat," ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Rohan menyampaikan bahwa Danantara Indonesia telah menerima surat pengunduran diri Direktur Utama PT Pos Indonesia pada hari Senin 29 Juli 2026. 

"Selama kurang lebih tiga bulan terakhir, beliau kami tugaskan untuk memimpin proses pembenahan PT Pos Indonesia melalui due diligence menyeluruh terhadap kondisi keuangan, operasional, tata kelola, dan organisasi perusahaan," ucap Rohan.

Berdasarkan hasil asesmen tersebut, yang bersangkutan menyampaikan bahwa PT Pos Indonesia memerlukan revamp yang menyeluruh dan fundamental. 

Menurut Daud, kompleksitas persoalan yang dihadapi serta agenda restrukturisasi ke depan membutuhkan expertise yang lebih spesifik untuk memimpin fase transformasi berikutnya. 

"Kami menghormati keputusan tersebut dan akan segera menyiapkan kepemimpinan baru untuk melanjutkan agenda restrukturisasi tersebut," tandasnya.

 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close