Nusantaratv.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam pembahasan berbagai isu strategis sektor energi pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-48 di Cebu, Filipina, termasuk interkoneksi tenaga listrik lintas negara di kawasan ASEAN.
"Indonesia terus mendorong penguatan kerja sama energi ASEAN guna memastikan ketahanan energi kawasan tetap terjaga, termasuk melalui penguatan konektivitas energi, diversifikasi pasokan, dan percepatan transisi energi yang berkelanjutan," ujar Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, 7 Mei 2026.
Bahlil mendampingi Presiden Prabowo menghadiri 48th ASEAN Summit and Related Meetings atau KTT ASEAN ke-48 yang berlangsung di Cebu, Filipina, pada 7-8 Mei 2026.
Dalam kunjungan tersebut, Presiden Prabowo bersama para kepala negara anggota ASEAN membahas berbagai agenda strategis kawasan, termasuk penguatan kerja sama regional serta ketahanan energi ASEAN.

Juru Bicara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dwi Anggia memberikan keterangan kepada pers di Jakarta, Jumat, 20 Februari 2026. (Foto: ANTARA/Aria Ananda)
Pada rangkaian agenda itu, Bahlil dijadwalkan mendampingi Presiden dalam seluruh pertemuan yang membahas isu-isu strategis di sektor energi yang menjadi perhatian negara-negara ASEAN.
Menurut Dwi Anggia, keikutsertaan Indonesia dalam forum ASEAN menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi energi regional di tengah dinamika geopolitik global yang terus berkembang.
Dia menegaskan Indonesia juga mendorong pentingnya solidaritas dan koordinasi antarnegara ASEAN dalam menghadapi tantangan global yang dapat memengaruhi stabilitas pasokan energi dan kondisi ekonomi kawasan.
KTT ASEAN tahun ini mengangkat tema "Navigating Our Future, Together" dengan fokus utama pada penguatan stabilitas kawasan, integrasi ekonomi, ketahanan pangan dan energi, serta pembangunan berkelanjutan di Asia Tenggara.
Kehadiran Indonesia dalam forum tingkat tinggi tersebut menjadi bagian dari langkah memperkuat kerja sama kawasan, khususnya di bidang energi strategis, ketahanan energi regional, konektivitas energi, serta pembangunan berkelanjutan ASEAN.
Keberangkatan Presiden Prabowo menuju Filipina dilepas langsung oleh Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, serta Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Muhammad Herindra.
(Sumber: Antara)




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh