Facebook Hapus Unggahan Klaim Vaksin Sebabkan Autisme

Facebook Lakukan Penyesuaian Bagaimana Mendapatkan Informasi Faktual Covid-19 di Facebook dan Instagram.

Nusantara TV - Facebook menambah daftar klaim palsu terkait virus corona, vaksin Covid-19, dan vaksin secara umum, yang membuat sebuah unggahan itu dihapus dari platform-nya. Salah satunya yakni yang menyebabkan vaksin dapat menyebabkan autisme.

Dilansir dari The Verge, Selasa (9/2/2021), facebook memulai tindakan tegas dengan menghapus informasi yang tidak benar tentang Covid-19 pada Desember lalu, dan memberi tahu pengguna ketika mereka berinteraksi dengan unggahan yang berisi klaim palsu.

Facebook kini telah menambah daftar klaim terkait vaksin Covid-19 yang akan dihapus, di antaranya menyebut Covid-19 adalah buatan manusia, vaksin tidak efektif mencegah penyakit, lebih aman tertular penyakit daripada mendapatkan vaksin, vaksin berbahaya, beracun, atau menyebabkan autisme.

Baca Juga: Telegram Izinkan Pengguna Impor Chat dari Aplikasi Pesan Lain

Facebook mengatakan akan segera memberlakukan kebijakan ini, dengan fokus pada grup, halaman, dan akun yang berbagi konten dari daftar baru klaim tidak benar tersebut. Perusahaan juga mengatakan akan mempertimbangkan menghapus sumber postingan sepenuhnya jika mereka berulang kali melakukan pelanggaran.

Raksasa media sosial itu menyatakan hanya akan memberlakukan perubahan ini selama 'darurat kesehatan Covid', dan diharapkan penghapusan konten mengenai klaim tersebut dapat berdampak pada gerakan anti-vaksin di Facebook.

Sementara itu, di luar perubahan kebijakan tersebut, Facebook juga melakukan penyesuaian bagaimana mendapatkan informasi faktual Covid-19 di Facebook dan Instagram. Perusahaan akan menampilkan tautan ke informasi seputar vaksin dan untuk mendaftar atau memperoleh vaksinasi di Pusat Informasi Covid-19, dan berencana menghadirkan fitur tersebut ke Instagram.

Facebook juga mengatakan mereka terus meningkatkan pencarian di kedua platform untuk memunculkan hasil yang lebih relevan ketika pengguna mencari sesuatu yang terkait Covid-19. Selain juga Facebook memberikan 120 dolar AS (Amerika Serikat) dalam bentuk kredit iklan untuk membantu kementerian kesehatan, LSM, dan badan-badan PBB, dalam menyebarkan informasi vaksin Covid-19 ke miliaran pengguna Facebook.

like
dislike
love
funny
angry
sad
wow
Login dengan
LIVE TV & NETWORK