Tingkatkan Semangat Literasi, Jurnalis di Manggarai Timur Ini Bagikan 12.000 Buku ke Beberapa Sekolah

Nusantaratv.com - 05 Februari 2022

Jurnalis RakyatNTT.com, Helinius Men menyerahkan buku secara simbolis kepada Sekretaris Dinas PPO Matim, Rofinus Hibur Hijau di SDI Nggari. Foto (istimewa)
Jurnalis RakyatNTT.com, Helinius Men menyerahkan buku secara simbolis kepada Sekretaris Dinas PPO Matim, Rofinus Hibur Hijau di SDI Nggari. Foto (istimewa)

Penulis: Gabrin | Editor: Supriyanto

Nusantaratv.com - Dalam rangka meningkatkan semangat literasi bagi generasi penerus bangsa, jurnalis media online RakyatNTT.com, Helinimus Men bersama Dinas PPO Kabupaten Manggarai Timur, memberikan sumbangan buku di sejumlah sekolah, di Lamba Leda Selatan.

Buku sumbangan tersebut berjumlah 12.000 buah, diberikan kepada lima sekolah yang ada di Kecamatan Lamba Leda Selatan diantaranya, SDI Watu Kaur, SDI Nggari, SMP 7 Lamba Leda Selatan, SMP Setap Lento dan SDI Lento.

Jurnalis RakyatNTT.com, Helinimus Men mengatakan, pendistribusian buku yang diberikan secara gratis kepada beberapa sekolah tersebut  sejalan dengan misi pemerintah daerah yang tengah berupaya mendorong Kabupaten Manggarai menjadi “Kabupaten Literasi”.
 
“Upaya ini tentu seirama dengan harapan Pemerintah Kabupaten Matim, yang terus berupaya menjadikan Matim sebagai Kabupaten Literasi”, ujar pria yang akrab disapa Men tersebut.

Dia menjelaskan, berdasarkan survei UNESCO, minat baca masyarakat Indonesia baru 0,001 persen. Artinya, dalam seribu masyarakat, hanya ada satu masyarakat yang memiliki minat baca.

“Selain itu, berdasarkan studi Most Littered Nation In the World, yang dilakukan Central Connecticut State Univesity pada Maret 2016, Indonesia menduduki peringkat ke 60, dari 61 negara soal minat membaca,” ujarnya.

Berdasarkan Database Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Republik Indonesia, Indeks Kegemaran Membaca pada 2020 memberikan hasil minat baca Indonesia masuk dalam poin 55,74 atau sedang. 

"Tentu saja, hal ini menjadi refleksi bagi semua pihak untuk dapat meningkatkan budaya literasi di tengah masyarakat," pungkasnya.

Dia juga menyampaikan terima kasih kepada Yayasan Sosial ONE HOPE Indonesia, Beny Nurdin, Jhon Lobo, dan jurnalis senior, Servatinus Mamilianus yang telah berupaya mendatangkan puluhan ribu buku ke Kabupaten Matim.

Selain itu, Men turut menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Matim, dalam hal ini Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga beserta jajarannya, yang turut berperan aktif dalam mengembangkan budaya literasi di Matim, khususnya di Lamba Leda Selatan, mulai dari tingkat pendidikan dasar.

Sementara Kadis Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Matim melalui Sekertarisnya, Rofinus Hibur Hijau, yang turut hadir saat penyerahan bantuan buku tersebut menjelaskan, ada tiga tugas utama dari pemerintah sebagai fasilitator, yaitu menyiapkan infrastruktur, meningkatkan mutu guru dan kualitas siswa melalui budaya literasi, dan menyediakan kurikulum yang sesuai dengan kondisi pendidikan.

Menurutnya, kompetensi minimum merupakan kompetensi mendasar yang diperlukan oleh peserta didik, dalam mengembangkan kapasitas diri. Terdapat dua kompetensi yang diukur diantaranya membaca dan menulis (literasi) dan literasi matematika (numerasi).

“Dengan seringnya kita membaca, maka untuk berpikir logis dan sistematis, tentunya terealisasi. Karena sesungguhnya buku adalah jendela dunia, dan dengan membaca maka kita sudah membukanya,” kata Rofinus.

Dia juga menyampaikan terima kasih kepada Yayasan Sosial ONE HOPE Indonesia, yang turut mendukung Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur dalam semangat literasi. 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close