Dihantam Gelombang Kelima Covid-19, Iran Lockdown Sepekan

Kasus covid-19 di Iran kembali melonjak akibat penyebaran varian Delta

Warga Iran kembali harus mengalami lockdown akibat hantaman gelombang kelima covid-19/ist

Teheran, Nusantara TV-Pemerintah Iran kembali memberlakukan lockdown atau penguncian wilayah di ibu kota Teheran dan sekitarnya. Lockdown kali ini akan berlangsung selama sepekan, mulai Selasa (20/7) waktu setempat. Penguncian wilayah ini dilakukan untuk menekan kasus covid-19 di tengah terjangan gelombang kelima pandemi covid-19.

Selama lockdown hanya pusat-pusat bisnis esensial saja yang diperbolehkan tetap buka.

Sebagian besar perkantoran, bioskop dan fasilitas olahraga harus tutup, demi menegah penyebaran covid-19 terutama varian Delta yang sangat mudah menular.

Pemerintah Iran juga melarang perjalanan darat antara Teheran dan Provinsi Alborz selama lockdown. Kepolisian lalu lintas setempat memblokir ruas-ruas jalan menuju tujuan wisata populer pada Selasa (20/7) waktu setempat, namun arus lalu lintas terpantau padat pada Senin (19/7) malam saat warga berupaya meninggalkan Teheran.

Baca juga: Milisi Pro-Iran Roketi Pangkalan Militer AS Pakai Roket

Dalam beberapa terakhir kasus covid-19 di Iran kembali melonjak. Bahkan pada Selasa (20/7) terjadi rekor kasus harian sebanyak 27.444 kasus. Angka tersebut melampaui rekor tertinggi sebelumnya yang terjadi pada 14 April lalu dengan 25.582 kasus dalam sehari.

Dengan tambahan tersebut, total jumlah kasus covid-19 di Iran menjadi 3,5 juta kasus.

Selain itu, dilaporkan terjadi penambahan kasus kematian sebanyak 250 orang dalam sehari. Maka total jumlah kasus kematian menjadi 87.624 orang.

Meski dihadapkan pada situasi sulit, namun sejauh ini Pemerintah Iran menghindari lockdown penuh secara nasional. 

like
dislike
love
funny
angry
sad
wow
Login dengan
LIVE TV & NETWORK