Bunuh dan Mutilasi Pacar, Sejarawan Ini Divonis 12 Tahun Penjara

Ia mengajar sejarah di Saint Petersburg State University

Nusantaratv.com- Seorang sejarawan Rusia dijatuhi hukuman 12 setengah tahun penjara karena membunuh dan memutilasi kekasihnya tahun lalu.

Oleg Sokolov, 64, telah mengaku membunuh Anastasia Yeshchenko yang berusia 24 tahun. 

Dia ditangkap pada November tahun lalu setelah ditemukan mabuk dan membawa ransel berisi lengan wanita.

Hakim Yulia Maximenko dari pengadilan St Petersburg menghukum Sokolov pada hari Jumat (25/12) dengan 12 tahun dan enam bulan atas tuduhan pembunuhan dan kepemilikan senjata api secara ilegal.

"Dia mengetahui tindakannya pada saat kejahatan itu terjadi," kata Maximenko saat membacakan putusan, dikutip AFP. 

Pada November tahun lalu, dia ditangkap setelah diangkut keluar dari Sungai Moika yang membeku di Saint Petersburg saat mabuk dan membawa ransel berisi lengan wanita.

Pengacara Sokolov, Sergei Lukyanov, mengatakan tidak setuju dengan hukuman itu tetapi akan memutuskan apakah akan mengajukan banding setelah menerima salinan putusan.

Minggu lalu pengadilan mendengar argumen terakhir dalam kasus tersebut dan jaksa meminta hukuman 15 tahun.

Sokolov mengajar sejarah di Saint Petersburg State University, yang juga almamater Presiden Vladimir Putin. 

Sejarawan yang dihormati itu menulis beberapa buku tentang Napoleon Bonaparte dan sering memimpin pemeragaan sejarah kampanye Rusia kaisar Prancis tahun 1812.

Pembunuhan mengerikan itu mengejutkan Rusia setelah banyak mahasiswanya mengatakan Sokolov telah menunjukkan perilaku yang tidak pantas di masa lalu dan menuntut agar manajemen di universitas diselidiki.

Setiap tahun, hampir 16,5 juta wanita di seluruh Rusia menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga, menurut para aktivis.

 

 

like
dislike
love
funny
angry
sad
wow
Login dengan
LIVE TV & NETWORK