Nusantaratv.com - Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra kembali menjadi sorotan. Setelah resmi diperkenalkan sebagai penerus Galaxy Z Fold7, ponsel lipat premium ini kini diuji ketahanannya melalui serangkaian tes ekstrem.
Dilansir dari GSM Arena, Jumat (28/8/2026), pengujian diawali dari bagian layar. Layar cover Galaxy Z Fold8 Ultra menggunakan Gorilla Glass Ceramic 3 yang mulai menunjukkan goresan pada level 6 skala Mohs.
Goresan yang lebih dalam terlihat pada level 7. Sementara itu, layar lipat bagian dalam ternyata jauh lebih rentan terhadap goresan. Permukaannya mulai tergores pada level 2 dan mengalami goresan lebih dalam pada level 3.
Kondisi ini masih menjadi salah satu kelemahan umum pada smartphone layar lipat. Saat diuji menggunakan api terbuka, layar mengalami kerusakan permanen. Debu dan kotoran yang masuk ke area engsel juga membuat mekanismenya bergesekan, meski layar lipat masih dapat berfungsi.
Bagian paling menarik terjadi ketika Galaxy Z Fold8 Ultra menjalani uji tekuk. Smartphone ini berhasil melewati percobaan tekuk pertama tanpa mengalami kerusakan. Namun, pada percobaan kedua, layar lipat akhirnya mengalami kerusakan.
Kerusakan tersebut tentu bukan perkara murah. Biaya perbaikannya dilaporkan mencapai US$639, atau sekitar Rp11 jutaan jika dikonversikan ke rupiah.
Dalam proses pembongkaran, terlihat pula empat komponen engsel yang identik. Desainnya sekilas menyerupai engsel pada Galaxy Z Fold8, meski terdapat sejumlah perbedaan.
Hasil pengujian ini menunjukkan Galaxy Z Fold8 Ultra memiliki ketahanan yang cukup baik terhadap tekanan tekuk awal, tetapi tetap memiliki titik lemah pada layar lipat bagian dalam.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh