Nusantaratv.com- Lebih dari 5.000 santri dari berbagai daerah memanjatkan doa keselamatan dan kemajuan bangsa dalam malam munajat santri untuk negeri menuju Indonesia emas di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, pada Jumat (30/10/2026).
Kegiatan ini menjadi puncak rangkaian peringatan hari santri sekaligus momentum memperkuat peran pesantren dalam membangun masa depan Indonesia.
Dirjen Pesantren Kementerian Agama, Basnang Said mengatakan peringatan hari santri tidak boleh berhenti pada seremoni semata. Pesantren, kata Basnang, harus mampu melahirkan generasi unggul yang tak hanya kuat dalam ilmu agama, tetapi juga menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, dan mampu menjawab tantangan zaman.
“Kita berdoa untuk kebaikan negara yang kita cinta ini. Di tengah berbagai ujian dan cobaan, insyaallah doa-doanya santri makbul dan diijabah oleh Allah,” kata Basnang.
“Oleh karena itu, seluruh rangkaian ini kami rancang agar hari santri tidak berhenti pada seremoni dan peringatan sejarah. Kami ingin menjadikannya gerakan berkelanjutan.”
Sementera itu, Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak para santri untuk mendoakan Presiden Prabowo Subianto agaa diberikan kesehatan dan kemampuan untuk memimpin bangsa kita ini dengan baik.
“Seperti kita rasakan tadi pengakuan dari anak-anakku, berterima kasih atas makanan bergizi gratis, cek kesehatan gratis, dan juga berbagai macam bantuan fasilitas yang selama ini belum pernah kita peroleh, tapi sekarang di bawah kepimpinan beliau tidak akan ada pembedaan lagi antarapesantren dengan sekolah-sekolah yang lain,” kata Nasaruddin.
Simak selengkapnya informasi peringatan Hari Santri di Istiqlal dengan mengakses Youtube NusantaraTV.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh