Nusantaratv.com- Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mendorong pelaku pengoplos beras untuk rakyat miskin dihukum mati. Amran menilai, tindakan yang dilakukan pengoplos beras sebagai perbuatan biadab.
Demikian Andi Amran Sulaiman sebagaimana tayangan NTV Trend di Nusantara TV, Kamis (29/10/2026).
“Ini biadab ini. Kalau ada hukuman terberat ini pantas dihukum terberat. Seandainya memungkinkan hukuman mati, hukuman mati ini pantas ini untuk orang seperti ini,” ucap Amran.
“Kita ini berjibaku tidak tidur siang malam di maki, dicaci maki kita, sampai teman-teman sakit untuk swasembada beras, mempertahankan pangan. Tetapi ada orang yang masih tidak punya adab, tidak punya perasaan. Beras negara dioplos dan ini beras untuk saudara-saudara kita yang berada di bawah kemiskinan, ini sangat dibutuhkan.”
Amran lebih lanjut menyampaikan permohonan maaf karena perkataan yang terucap dari dirinya tidak sopan saat menyikapi adanya pengoplosan beras untuk rakyat miskin.
“Maaf, mungkin kata-kata saya tidak sopan. Ini biadab, ini penjahat penjahat negara ini,” ujar Amran.
Menurut Amran, perbuatan yang dilakukan para pengoplos beras untuk rakyat miskin tidak manusiawi.
“Gila, ini sudah tidak meniawi ini. Ini dia oplos, ini sudah diadab ini orang ini enggak bisa dikasih ampun,” kata Amran.
“Ini mengambil haknya orang miskin. Ini tidak manusiawi ini orang ini. Ini semua bungkusannya dicopotin. Kalau ada hukuman tertinggi ini, hukuman tertinggi dikasih sudah enggak beradab, biadad ini orang.”
Untuk mengetahui sejumlah informasi menarik lainnya, Anda dapat mengakses Youtube Nusantara TV.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh